Assalamualaikum Wr. Wb.
Anak-anak, Kelas IXC s.d. IXF, silakan baca materi di bawah ini!
1. Tuliskan pokok-pokok isinya!
2. Semua hasil pekerjaan disertai dengan identitas ditulis pada kolom/fitur komentar yang terdapat di bawah postingan materi PJJ.
3. Waktu PJJ: 07.30 - 10.00 WIB
Selamat mengerjakan tugas!
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat. Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan. Namun, jangan khawatir! Berbekal latihan dan persiapan yang matang, menyusun pidato persuasif ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan.
Bagian 1 dari 3:1. Menyiapkan Materi Pidato
- Langkah ini terutama perlu dilakukan jika topik Anda tergolong topik yang kontroversial. Alangkah baiknya jika Anda bisa mengetahui seluruh argumentasi yang mengitari topik tersebut.[1] Argumentasi Anda juga akan terdengar lebih persuasif jika mampu merespons berbagai sudut pandang yang bertentangan.
- Luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel terkait topik tersebut. Anda bisa mencarinya di perpustakaan atau internet; yang terpenting, pastikan Anda menggunakan sumber yang tepercaya, seperti artikel yang dikeluarkan oleh organisasi resmi atau informasi dari artikel jurnal.
- Sumber-sumber yang berorientasi pada opini, seperti editorial atau diskusi radio, bisa Anda manfaatkan untuk mempelajari pandangan orang lain terkait topik tersebut. Namun ingat, sumber-sumber tersebut bisa sangat bias karena berorientasi pada opini. Jangan menjadikannya sumber informasi utama Anda![2] Jika Anda memilih untuk -- atau terpaksa -- menggunakannya, pastikan Anda sudah membaca berbagai sudut pandang yang mengitari opini tersebut.
- 2. tujuan Anda. Sangat penting bagi Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan. Setelah memahaminya, Anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.[3]
- Jika topik Anda adalah daur ulang, pastikan Anda memiliki latar belakang pengetahuan yang mumpuni mengenai isu daur ulang. Pidato Anda perlu merefleksikan apa yang Anda harapkan dari para audiensi. Apakah Anda ingin mempersuasi audiensi untuk mendukung program daur ulang di kota Anda? Atau apakah Anda ingin meminta mereka memilah-milah sampah berdasarkan bahan materialnya? Keinginan yang berbeda akan menghasilkan pidato yang berbeda. Pastikan Anda sudah mengetahui tujuan Anda sebelum menyampaikan pesan kepada audiensi.
3. Kenali audiensi Anda. Selain itu, Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang Anda angkat. Pengetahuan ini juga akan sangat memengaruhi isi pidato Anda nantinya.[4]- Untuk audiensi yang kurang memahami topik, Anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi. Metode tersebut tidak akan bisa Anda terapkan kepada audiensi yang sudah sangat memahami topik; mereka cenderung akan bosan jika Anda terlalu terfokus pada informasi-informasi yang bersifat mendasar.[5]
- Audiensi yang mendukung pandangan Anda akan lebih mudah didorong untuk melakukan aksi tertentu. Anda tidak perlu susah payah menanamkan kebenaran argumentasi Anda kepada mereka; yang terpenting, cukup sampaikan bahwa mereka perlu melakukan sesuatu. Sebaliknya, audiensi yang tidak mendukung pandangan Anda perlu lebih diyakinkan, bahkan untuk sekadar mempertimbangkan pandangan Anda.[6]
- Bayangkan Anda sedang ingin meyakinkan audiensi untuk mendukung program daur ulang di kota Anda. Jika mereka sudah mengerti pentingnya daur ulang, Anda hanya perlu meyakinkan mereka mengenai nilai-nilai spesifik dari program tersebut. Namun, jika mereka tidak peduli atau bahkan menentang kegiatan daur ulang, Anda perlu terlebih dahulu meyakinkan mereka bahwa daur ulang adalah upaya yang layak untuk dilakukan.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat. Meski sangat tergantung pada topik dan audiensi Anda, secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di bawah ini:- Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.[7] Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
- Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.[8] Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
- Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi.[9] Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
- Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi Anda. Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi Anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin Anda angkat dalam pidato tersebut.- Jumlah pokok argumentasi sangat bergantung pada durasi pidato Anda.[10]
- Secara umum, menyampaikan tiga atau empat pokok argumentasi pun sudah cukup.[11]
- Misalnya, dalam kasus daur ulang, tiga pokok argumentasi Anda adalah: 1. Daur ulang penting untuk menjaga kelangsungan sumber daya alam, 2. Daur ulang mampu mengurangi jumlah limbah, dan 3. Daur ulang adalah opsi yang hemat biaya.
Menulis Pidato
- 1. Buat paragraf pembuka yang kuat. Sebelum mulai mempersuasi audiensi, pastikan Anda membuka pidato dengan cara yang mampu menarik perhatian mereka. Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen:[12]
- Mampu menarik perhatian. Ini bisa berupa pernyataan (atau terkadang visualisasi) yang mampu menarik perhatian audiensi. Memulai pidato dengan kejutan atau elemen-elemen dramatis adalah pilihan yang layak Anda coba. Misalnya, Anda bisa memulai pidato dengan memberikan informasi (atau gambar) yang menunjukkan bahwa kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terdekat sudah tidak lagi mencukupi.
- Terhubung dengan audiensi. Artinya, Anda harus menunjukkan “kesamaan” Anda dengan audiensi. Misalnya, tunjukkan bahwa Anda memiliki latar belakang atau kondisi emosional yang sama dengan mereka. Tentu saja elemen ini dapat diwujudkan dengan baik jika Anda sudah mengenal audiensi dengan baik. Misalnya, jika Anda adalah orang tua murid yang berbicara di depan orang tua murid lainnya, cobalah menekankan kepedulian Anda terhadap masa depan anak-anak Anda. Jika Anda dan mereka memiliki ketertarikan atau ideologi yang sama, tekankan pula kesamaan tersebut.
- Menunjukkan kredibilitas Anda. Tunjukkan bahwa Anda memiliki pengetahuan akan topik yang disampaikan. Garisbawahi berbagai penelitian yang sudah Anda lakukan untuk menyempurnakan topik tersebut. Jika Anda memiliki pengalaman personal atau profesional terkait topik tersebut, pastikan Anda juga menyampaikannya. Pada contoh kasus daur ulang, Anda bisa berkata, “Saya sudah menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari isu daur ulang dan jenis program terkait yang tersedia di kota-kota lain”.
- Menekankan tujuan Anda. Jelaskan apa yang Anda harapkan dari pidato tersebut. Misalnya, “Setelah diskusi ini selesai, saya harap Anda semua setuju bahwa kota ini membutuhkan program daur ulang yang diterapkan secara menyeluruh".
- Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Pada akhirnya, sampaikan pokok-pokok argumentasi Anda. Misalnya, “Saya percaya kita harus mulai menerapkan program daur ulang karena tiga alasan berikut ini….”.
2. Tawarkan bukti yang persuasif. Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi Anda. Sederhananya, tubuh pidato harus mampu memberikan penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang Anda, sekaligus meyakinkan audiensi.- Uraikan pokok-pokok argumentasi Anda dengan logis. Jangan langsung melompat dari pokok argumentasi pertama ke pokok argumentasi kelima, lalu kembali lagi ke pokok argumentasi kedua. Alih-alih, lengkapi uraian pokok argumentasi pertama Anda hingga tuntas, baru gunakan logika penghubung untuk menghubungkannya dengan uraian pokok argumentasi kedua.[13]
- Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi Anda. Sekalipun argumentasi Anda bersifat emosional (patos), tetaplah melengkapinya dengan informasi faktual yang mampu memperkuat argumentasi tersebut. Misalnya, “Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Recycling Institute, setiap tahunnya, 16.000 hektar hutan nan indah dihancurkan demi memproduksi kertas”.
- Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi. Argumentasi yang berbasis fakta dan logika (logos) sekalipun, harus memiliki kedekatan dengan hidup dan ketertarikan audiensi. Misalnya, “Di era ekonomi yang menyulitkan ini, saya tahu banyak di antara Anda yang khawatir program daur ulang justru akan meningkatkan pajak Anda. Namun, program ini sudah dimulai oleh kota Springfield tiga tahun yang lalu. Sejauh ini, mereka justru merasakan adanya peningkatan pendapatan dan penurunan pajak".
3.Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda. Meski tidak wajib dilakukan, argumentasi Anda akan terdengar lebih kuat jika satu atau dua pokok argumentasi mampu digunakan untuk menanggapi pandangan dari pihak oposisi. Dengan melakukannya, Anda berkesempatan untuk menyikapi bantahan yang mungkin muncul sekaligus memperkuat argumentasi Anda.[14]- Pastikan Anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias. Pikirkan apakah kira-kira mereka bisa menerima cara Anda mendeskripsikan posisi mereka dalam isu tersebut. Jika Anda kurang yakin, cari seseorang yang menurut Anda juga berpikir demikian dan tanyakan pendapat mereka.[15]
- Misalnya, sebaiknya Anda tidak berkata, “Orang-orang yang tidak menyetujui program daur ulang memang tidak peduli jika sumber daya – atau uang – yang berharga terbuang”. Deskripsi tersebut terasa tidak objektif dan adil untuk mereka.
- Alih-alih, Anda bisa berkata, “Mereka yang tidak menyetujui program daur ulang cenderung khawatir biayanya justru akan lebih tinggi daripada jika kita menggunakan material baru", lalu cobalah menawarkan pandangan Anda bahwa daur ulang sesungguhnya adalah opsi yang hemat biaya.
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat. Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan. Namun, jangan khawatir! Berbekal latihan dan persiapan yang matang, menyusun pidato persuasif ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan.
Menyiapkan Materi PidatoBagian 1 dari 3:- 1Pelajari topik Anda. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan Anda sampaikan. Jika Anda belum benar-benar memahami topik (misalnya, jika Anda diminta – bukan berinisiatif sendiri – untuk menyampaikannya), pastikan Anda melakukan riset dan mencari informasi sebanyak mungkin sebelum mulai menyusun materi.
- Langkah ini terutama perlu dilakukan jika topik Anda tergolong topik yang kontroversial. Alangkah baiknya jika Anda bisa mengetahui seluruh argumentasi yang mengitari topik tersebut.[1] Argumentasi Anda juga akan terdengar lebih persuasif jika mampu merespons berbagai sudut pandang yang bertentangan.
- Luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel terkait topik tersebut. Anda bisa mencarinya di perpustakaan atau internet; yang terpenting, pastikan Anda menggunakan sumber yang tepercaya, seperti artikel yang dikeluarkan oleh organisasi resmi atau informasi dari artikel jurnal.
- Sumber-sumber yang berorientasi pada opini, seperti editorial atau diskusi radio, bisa Anda manfaatkan untuk mempelajari pandangan orang lain terkait topik tersebut. Namun ingat, sumber-sumber tersebut bisa sangat bias karena berorientasi pada opini. Jangan menjadikannya sumber informasi utama Anda![2] Jika Anda memilih untuk -- atau terpaksa -- menggunakannya, pastikan Anda sudah membaca berbagai sudut pandang yang mengitari opini tersebut.
- 2Ketahuilah tujuan Anda. Sangat penting bagi Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan. Setelah memahaminya, Anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.[3]
- Jika topik Anda adalah daur ulang, pastikan Anda memiliki latar belakang pengetahuan yang mumpuni mengenai isu daur ulang. Pidato Anda perlu merefleksikan apa yang Anda harapkan dari para audiensi. Apakah Anda ingin mempersuasi audiensi untuk mendukung program daur ulang di kota Anda? Atau apakah Anda ingin meminta mereka memilah-milah sampah berdasarkan bahan materialnya? Keinginan yang berbeda akan menghasilkan pidato yang berbeda. Pastikan Anda sudah mengetahui tujuan Anda sebelum menyampaikan pesan kepada audiensi.
- 3Kenali audiensi Anda. Selain itu, Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang Anda angkat. Pengetahuan ini juga akan sangat memengaruhi isi pidato Anda nantinya.[4]
- Untuk audiensi yang kurang memahami topik, Anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi. Metode tersebut tidak akan bisa Anda terapkan kepada audiensi yang sudah sangat memahami topik; mereka cenderung akan bosan jika Anda terlalu terfokus pada informasi-informasi yang bersifat mendasar.[5]
- Audiensi yang mendukung pandangan Anda akan lebih mudah didorong untuk melakukan aksi tertentu. Anda tidak perlu susah payah menanamkan kebenaran argumentasi Anda kepada mereka; yang terpenting, cukup sampaikan bahwa mereka perlu melakukan sesuatu. Sebaliknya, audiensi yang tidak mendukung pandangan Anda perlu lebih diyakinkan, bahkan untuk sekadar mempertimbangkan pandangan Anda.[6]
- Bayangkan Anda sedang ingin meyakinkan audiensi untuk mendukung program daur ulang di kota Anda. Jika mereka sudah mengerti pentingnya daur ulang, Anda hanya perlu meyakinkan mereka mengenai nilai-nilai spesifik dari program tersebut. Namun, jika mereka tidak peduli atau bahkan menentang kegiatan daur ulang, Anda perlu terlebih dahulu meyakinkan mereka bahwa daur ulang adalah upaya yang layak untuk dilakukan.
- 4Pilih pendekatan persuasif yang tepat. Meski sangat tergantung pada topik dan audiensi Anda, secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di bawah ini:
- Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.[7] Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
- Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.[8] Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
- Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi.[9] Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
- Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
- 5Tentukan pokok argumentasi Anda. Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi Anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin Anda angkat dalam pidato tersebut.
- Jumlah pokok argumentasi sangat bergantung pada durasi pidato Anda.[10]
- Secara umum, menyampaikan tiga atau empat pokok argumentasi pun sudah cukup.[11]
- Misalnya, dalam kasus daur ulang, tiga pokok argumentasi Anda adalah: 1. Daur ulang penting untuk menjaga kelangsungan sumber daya alam, 2. Daur ulang mampu mengurangi jumlah limbah, dan 3. Daur ulang adalah opsi yang hemat biaya.
Iklan
Menulis PidatoBagian 2 dari 3:- 1Buat paragraf pembuka yang kuat. Sebelum mulai mempersuasi audiensi, pastikan Anda membuka pidato dengan cara yang mampu menarik perhatian mereka. Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen:[12]
- Mampu menarik perhatian. Ini bisa berupa pernyataan (atau terkadang visualisasi) yang mampu menarik perhatian audiensi. Memulai pidato dengan kejutan atau elemen-elemen dramatis adalah pilihan yang layak Anda coba. Misalnya, Anda bisa memulai pidato dengan memberikan informasi (atau gambar) yang menunjukkan bahwa kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terdekat sudah tidak lagi mencukupi.
- Terhubung dengan audiensi. Artinya, Anda harus menunjukkan “kesamaan” Anda dengan audiensi. Misalnya, tunjukkan bahwa Anda memiliki latar belakang atau kondisi emosional yang sama dengan mereka. Tentu saja elemen ini dapat diwujudkan dengan baik jika Anda sudah mengenal audiensi dengan baik. Misalnya, jika Anda adalah orang tua murid yang berbicara di depan orang tua murid lainnya, cobalah menekankan kepedulian Anda terhadap masa depan anak-anak Anda. Jika Anda dan mereka memiliki ketertarikan atau ideologi yang sama, tekankan pula kesamaan tersebut.
- Menunjukkan kredibilitas Anda. Tunjukkan bahwa Anda memiliki pengetahuan akan topik yang disampaikan. Garisbawahi berbagai penelitian yang sudah Anda lakukan untuk menyempurnakan topik tersebut. Jika Anda memiliki pengalaman personal atau profesional terkait topik tersebut, pastikan Anda juga menyampaikannya. Pada contoh kasus daur ulang, Anda bisa berkata, “Saya sudah menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari isu daur ulang dan jenis program terkait yang tersedia di kota-kota lain”.
- Menekankan tujuan Anda. Jelaskan apa yang Anda harapkan dari pidato tersebut. Misalnya, “Setelah diskusi ini selesai, saya harap Anda semua setuju bahwa kota ini membutuhkan program daur ulang yang diterapkan secara menyeluruh".
- Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Pada akhirnya, sampaikan pokok-pokok argumentasi Anda. Misalnya, “Saya percaya kita harus mulai menerapkan program daur ulang karena tiga alasan berikut ini….”.
- 2Tawarkan bukti yang persuasif. Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi Anda. Sederhananya, tubuh pidato harus mampu memberikan penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang Anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
- Uraikan pokok-pokok argumentasi Anda dengan logis. Jangan langsung melompat dari pokok argumentasi pertama ke pokok argumentasi kelima, lalu kembali lagi ke pokok argumentasi kedua. Alih-alih, lengkapi uraian pokok argumentasi pertama Anda hingga tuntas, baru gunakan logika penghubung untuk menghubungkannya dengan uraian pokok argumentasi kedua.[13]
- Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi Anda. Sekalipun argumentasi Anda bersifat emosional (patos), tetaplah melengkapinya dengan informasi faktual yang mampu memperkuat argumentasi tersebut. Misalnya, “Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Recycling Institute, setiap tahunnya, 16.000 hektar hutan nan indah dihancurkan demi memproduksi kertas”.
- Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi. Argumentasi yang berbasis fakta dan logika (logos) sekalipun, harus memiliki kedekatan dengan hidup dan ketertarikan audiensi. Misalnya, “Di era ekonomi yang menyulitkan ini, saya tahu banyak di antara Anda yang khawatir program daur ulang justru akan meningkatkan pajak Anda. Namun, program ini sudah dimulai oleh kota Springfield tiga tahun yang lalu. Sejauh ini, mereka justru merasakan adanya peningkatan pendapatan dan penurunan pajak".
- 3Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda. Meski tidak wajib dilakukan, argumentasi Anda akan terdengar lebih kuat jika satu atau dua pokok argumentasi mampu digunakan untuk menanggapi pandangan dari pihak oposisi. Dengan melakukannya, Anda berkesempatan untuk menyikapi bantahan yang mungkin muncul sekaligus memperkuat argumentasi Anda.[14]
- Pastikan Anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias. Pikirkan apakah kira-kira mereka bisa menerima cara Anda mendeskripsikan posisi mereka dalam isu tersebut. Jika Anda kurang yakin, cari seseorang yang menurut Anda juga berpikir demikian dan tanyakan pendapat mereka.[15]
- Misalnya, sebaiknya Anda tidak berkata, “Orang-orang yang tidak menyetujui program daur ulang memang tidak peduli jika sumber daya – atau uang – yang berharga terbuang”. Deskripsi tersebut terasa tidak objektif dan adil untuk mereka.
- Alih-alih, Anda bisa berkata, “Mereka yang tidak menyetujui program daur ulang cenderung khawatir biayanya justru akan lebih tinggi daripada jika kita menggunakan material baru", lalu cobalah menawarkan pandangan Anda bahwa daur ulang sesungguhnya adalah opsi yang hemat biaya.
- 4Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan, Anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah Anda sampaikan sebelumnya. Anda juga harus menyampaikan ekspektasi Anda dengan jelas.
- Jangan hanya mengulangi perkataan Anda. Alih-alih, gunakan kesempatan ini untuk menekankan bagaimana topik utama mampu mendukung panggilan aksi Anda. Misalnya, “Kesimpulannya, saya tadi sudah menjelaskan mengenai (pokok argumentasi a, b, dan c). Ketiganya merupakan fakta tak terbantahkan bahwa program daur ulang adalah langkah paling etis dan realistis yang bisa kita ambil untuk menjaga kelangsungan masa depan lingkungan. Teman-teman sekalian, tolong tunjukkan keterlibatan Anda dengan memberikan suara Anda kepada program ini pada bulan November”.
Menyampaikan PidatoBagian 3 dari 3: - 1. Latih pidato Anda. Agar pidato Anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
- Cobalah berlatih di depan cermin, sehingga Anda bisa melihat ekspresi wajah Anda ketika sedang berpidato. Metode ini membantu Anda untuk menyadari ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang Anda gunakan ketika berbicara. Dengan demikian, Anda bisa menemukan letak kekurangan Anda yang perlu diperbaiki.[16]
- Misalnya, Anda akan menyadari bahwa Anda terlalu sering membungkuk atau memegang kerah ketika berbicara. Kedua kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa Anda kurang percaya diri.
- Alangkah baiknya jika Anda mau merekam diri Anda sendiri setelahnya. Metode ini membantu Anda untuk meihat (dan mendengar) kekurangan Anda.[17] Ada beberapa keuntungan yang Anda dapatkan dari merekam diri sendiri: hasil rekaman memiliki audio dan fokus Anda tidak perlu terganggu ketika sedang merekam (berbeda dengan jika Anda mengevaluasi diri di depan kaca).
- Setelah berlatih sendiri beberapa kali, cobalah berpidato di depan sekelompok sahabat atau kerabat Anda. Setelah itu, mintalah umpan balik mereka.[18]
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat. Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan. Namun, jangan khawatir! Berbekal latihan dan persiapan yang matang, menyusun pidato persuasif ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan.
BalasHapusNama : NOURMA KUSUMA
BalasHapusKelas :IX(9C)
No.Absen :(28)
Jawab :
Tujuan pidato bersifat persuasif alalah untuk mengajak Audiensi dapat melakukan sesuatu, Contohnya Mengajak Audiensi untuk membuang sampah pada tempatnya, atau mengajak para penikmat film untuk menonton film yang telah dibuatnya. Penyusunan Pidato persuasif memiliki Banyak elemen yang benar-benar harus diperhatikan dan harus berbekalan latihan yang matang. Berikut Menyusun pidato persuasif adalah berupa menyiapkan materi pidato, tujuan Yang akan disampaikan pada pidato tersebut, mengenali Audiensi, pilih pendekatan persuasif yang tepat, dan menentukan pokok argumentasi. Berikut cara menulis pidato yaitu buat paragraf pembuka yang kuat, tawarkan bukti yang persuasif, tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda, lengkapi dengan panggilan aksi (Call to action). Dan cara menyampaikan pidato adalah dengan melatih pidato yang tersebut yang telah dibuat secara benar agar nanti saat disampaikan dapat berjalan dengan lancar dan membuat Audiensi dapat mengikuti ajakan yang terdapat didalam pidato tersebut.
Nama:Alip nur rahman bb
BalasHapusKelas:IXC
No:04
instruktif : untuk memberitahukan sesuatu kepada pendengar
rekreatif : untuk menghibur dan menggembirakan pendengar
persuasif : untuk mempengaruhi/ mendorong/ mengajak pendengar
Nama: Aflaha Oinori Hafina
BalasHapusKelas: 9F
Absen: 02
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama : Silviana Rahmandani
BalasHapusKelas : 9e
No absen 35
: 1. Menyiapkan Materi Pidato
Pelajari topik Anda. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan Anda sampaikan. Jika Anda belum benar-benar memahami topik (misalnya, jika Anda diminta – bukan berinisiatif sendiri – untuk menyampaikannya), pastikan Anda melakukan riset dan mencari informasi sebanyak mungkin sebelum mulai menyusun materi.
2. tujuan Anda. Sangat penting bagi Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan. Setelah memahaminya, Anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
: 3. Kenali audiensi Anda. Selain itu, Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang Anda angkat. Pengetahuan ini juga akan sangat memengaruhi isi pidato Anda nantinya
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat. Meski sangat tergantung pada topik dan audiensi Anda, secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di bawah ini
5. Tentukan pokok argumentasi Anda. Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi Anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin Anda angkat dalam pidato tersebut.
Jum
nama : allyne rachmanda putri
BalasHapuskelas : 9d
absen : 2
Tujuan dari pidato persuasif adalah untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
'CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF'
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin anda angkat dalam pidato tersebut.
'MENULIS PIDATO'
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen :
•Mampu menarik perhatian
•Terhubung dengan audiensi
•Menunjukkan kredibilitas anda
•Menekankan tujuan anda
•Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
2. Tawarkan bukti yang persuasif
Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi anda atau penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
•Uraikan pokok-pokok argumentasi anda dengan logis
•Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda
•Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Di bagian kesimpulan, anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah anda sampaikan sebelumnya.
'LATIH PIDATO ANDA'
Agar pidato anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
NAMA : DWI SYAHRANI SUCI
HapusKELAS : 9F
NO.ABSEN : 12
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama : Syarifah Nurul Handayani
BalasHapusKelas : 9c
Nomor absen : 35
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama:Muhammad Chairil Sadat
BalasHapusKelas:9D
Absen:16
Pokok-pokok isi pidato persuasif tersebut adalah sebagai berikut.
Permasalahan sampah sulit diatasi
Penumpukan sampah dapat menimbulkan aroma tidak sedap, masalah kesehatan, dan pencemaran lingkungan.
Daur ulang sampah dapat memberikan nilai guna pada sampah
Sampah organik diolah hingga menjadi kompos, sedangkan anorganik jadi barang bernilai ekonomis
Warga harus dilibatkan dalam daur ulang
Simpulan isi pidato tersebut adalah 'Daur ulang merupakan solusi mengatasi penumpukan sampah. Selain bermanfaat bagi lingkungan, daur ulang juga bermanfaat bagi warga terutama dalam menambah penghasilan.
Penjelasan:
Pidato persuasif adalah salah satu jenis pidato. Pidato ini menyajikan bujukan kepada orang lain untuk melakukan suatu tindakan secara sukarela. Hal ini disampaikan dalam tiga struktur yaitu pendahuluan, isi, dan penutup.
Nama: M.Rizkiawan alraihan
BalasHapusKelas: 9E
Absen: 24
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama: Fadly Alfajar Ramadhanullah
BalasHapusKelas:IX-F
No.Absen:13
Tuliskan pokok pokok isinya!
Jawab:1. Memiliki tujuan yang jelas
2. Isinya mengandung kebenaran
3. Cara penyampaiannya sesuai dengan para pendengar
4. Menciptakan suasana efektif dengan pendengar
5. Penyampaiannya jelas dan juga menarik
6 Menggunakan intonasi, artikulasi, dan volume yang jelas
Atau
Ini bagian pokok pokok isinya
Jawab:bagian naskah pidato sebagai berikut : Bagian Pendahuluan
Bagian pendahuluan terdiri atas ucapan syukur, salam pembuka, dan tujuan pidato .Bagian Isi
Bagian Isi menjelaskan permasalahan atau materi yang diungkapkan dalam pidato.Bagian Penutup
Bagian penutup berisi simpulan, saran dan imbuhan, ucapan terima kasih, ucapan permohonan maaf, serta salam penutup .
Nama: Chantika Salsabila
BalasHapusKelas:9E
No absen:9
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
nama : ririn triani
BalasHapuskelas : 9d
no absen : 32
•Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama : Restu Yuandea Rizqy
BalasHapusKelas : 9E
No. Absen : 32
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya, memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yang terakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama: rabelia rahmah pasya
BalasHapusKelas :9f
Absen:31
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
BalasHapusNama: Mila Arum Puspita
kelas: IX-D
No absen: 15
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Menyiapkan Materi Pidato
1. pelajari topik Anda.
2. ketahuilah tujuan Anda.
3. kenali audiensi Anda memilih pendekatan .
4. tentukan pokok argumentasi Anda.
Menulis Pidato
1. buat paragraf pembuka yang kuat
2. Tawarkan bukti yang persuasif
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan
Nama:Bagus aliefya Kurniawan
BalasHapusKelas:9F
No:6
Bagian Pendahuluan
Bagian pendahuluan terdiri atas ucapan syukur, salam pembuka, dan tujuan pidato .
Bagian Isi
Bagian Isi menjelaskan permasalahan atau materi yang diungkapkan dalam pidato.
Bagian Penutup
Bagian penutup berisi simpulan, saran dan imbuhan, ucapan terima kasih, ucapan permohonan maaf, serta salam penutup .
Fungsi Pidato adalah untuk mengajak, memengaruhi, menghimbau, sebuah khalayak ramai, agar bisa mengikuti yg disampaikan.
juga untuk menghibur, memberitahukan informasi agar khalayak mengetahui.
Nama : Rangga Dwi Novianto
BalasHapusKelas : 9E
No. Absen : 31
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya, memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yang terakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama:helma Ceptiana Kusuma ratri
BalasHapusKelas:9D
No.absen:13
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
BalasHapusNama: Ryan Rafif Andaffa
kelas: IX-D
No absen: 33
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Menyiapkan Materi Pidato
1. pelajari topik Anda.
2. ketahuilah tujuan Anda.
3. kenali audiensi Anda memilih pendekatan .
4. tentukan pokok argumentasi Anda.
Menulis Pidato
1. buat paragraf pembuka yang kuat
2. Tawarkan bukti yang persuasif
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan
CARA MENULIS PIDATO PERSUATIF
BalasHapusNama : Paula Ariesta Dwi Atmaka
Kelas : 9c
No. Absen : 29
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
nama:figo ammarulloh
BalasHapuskelas:9D
absen:10
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama:Naufal adriansyah
BalasHapusKelas:9f
Absen:28
Jawab:
Tujuan pidato bersifat persuasif alalah untuk mengajak Audiensi dapat melakukan sesuatu, Contohnya Mengajak Audiensi untuk membuang sampah pada tempatnya, atau mengajak para penikmat film untuk menonton film yang telah dibuatnya. Penyusunan Pidato persuasif memiliki Banyak elemen yang benar-benar harus diperhatikan dan harus berbekalan latihan yang matang. Berikut Menyusun pidato persuasif adalah berupa menyiapkan materi pidato, tujuan Yang akan disampaikan pada pidato tersebut, mengenali Audiensi, pilih pendekatan persuasif yang tepat, dan menentukan pokok argumentasi. Berikut cara menulis pidato yaitu buat paragraf pembuka yang kuat, tawarkan bukti yang persuasif, tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda, lengkapi dengan panggilan aksi (Call to action). Dan cara menyampaikan pidato adalah dengan melatih pidato yang tersebut yang telah dibuat secara benar agar nanti saat disampaikan dapat berjalan dengan lancar dan membuat Audiensi dapat mengikuti ajakan yang terdapat didalam pidato tersebut.
Nama: M. Iqbar
BalasHapusKelas: 9 F
No absen: 20
• Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
• Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
• Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
• Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
• Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
• Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
• Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
• Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
NAMA:ITA NUR AZIZAH
BalasHapusKELAS: 9D
NO: 14
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
BalasHapusNAMA:RADIVA SYAHDINI
KLS:9D
Tujuan dari pidato persuasif adalah untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
'CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF'
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin anda angkat dalam pidato tersebut.
'MENULIS PIDATO'
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen :
•Mampu menarik perhatian
•Terhubung dengan audiensi
•Menunjukkan kredibilitas anda
•Menekankan tujuan anda
•Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
2. Tawarkan bukti yang persuasif
Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi anda atau penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
•Uraikan pokok-pokok argumentasi anda dengan logis
•Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda
•Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Di bagian kesimpulan, anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah anda sampaikan sebelumnya.
'LATIH PIDATO ANDA'
Nama : Naurah Apsari Jannah
BalasHapusKelas : IX - E
No. Absen : 26
Pokok - pokok cara menulis pidato persuasif
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan.
Bagian pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan materi pidato, yaitu dengan langkah - langkah sebagai berikut :
1. Mempelajari topik anda, tujuannya yaitu untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin tentang topik yang ingin di sampaikan.
2. Mengetahui tujuan anda.
3. Mengenali audensi anda.
4. Memilih pendekatan persuasif yang tepat. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di berikut ini :
1.) Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
2.) Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
3.) Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
5. Menentukan pokok argumentasi anda.
Setelah menyiapkan materi pidato, bagian selanjutnya yang harus dilakukan adalah menulis pidato tersebut. Yaitu dengan langkah - langkah berikut :
1. Membuat paragraf pembuka yang kuat.
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen, yaitu mampu menarik perhatian, terhubung dengan audensi, menunjukkan kredibilitas anda, menekankan tujuan anda, dan menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut.
2. Menawarkan bukti yang persuasif. Yaitu dengan menguraikan argumentasi anda dengan logis, menggunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda, dan menggunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah meyakinkan audensi.
3. Menanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Bagian terakhir yaitu bagaimana menyampaikan pidato anda. Berikut adalah langkah - langkahnya
1. Latihan pidato anda. Dapat dilakukan beberapa cara sebagai berikut :
1.) Berlatih di depan cermin, sehingga anda dapat melihat ekspresi wajah anda saat sedang berpidato.
2.) Misalnya, Anda akan menyadari bahwa Anda terlalu sering membungkuk atau memegang kerah ketika berbicara. Kedua kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa Anda kurang percaya diri.
3.) Alangkah baiknya jika Anda mau merekam diri Anda sendiri setelahnya. Metode ini membantu Anda untuk meihat (dan mendengar) kekurangan Anda.
4.) Setelah berlatih sendiri beberapa kali, cobalah berpidato di depan sekelompok sahabat atau kerabat Anda. Setelah itu, mintalah umpan balik mereka.
Nama:Dhafiyah indira
BalasHapusKelas:9f
No absen:8
Tujuan Pidato persuasif adalah sebuah pidato yang bertujuan untuk mengajak para pendengar pidato tersebut untuk melakukan tindakan yang diinginkan sang pembicara.
Pidato persuasif merupakan seni mengungkapkan pendapat secara jelas dan logis. Menyeruakan apa yang menjadi kepedulian diri sendiri.
Langkah-langkah menyusun pidato persuasif:
1. Menentukan tema atau pokok pembicaraan (disesuaikan dengan tujuan pidato).
2. Menentukan tujuan pidato.
3. Menyusun kerangka pidato.
4. Mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan.
5. Mengembangkan kerangka pidato menjadi naskah atau teks pidato dengan menggunakan kalimat yang menarik, mengajak. dan mudah dipahami.
Nama : Fenia Ardani
BalasHapusKelas : IX-D (9D)
No. Absen : 09
Bahasa Indonesia
_____________________________________
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Menyusun pidato persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar benar diperhatikan.
1. Menyiapkan Materi Pidato
Pelajari topik anda : Sangat penting untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan disampaikan. Jika belum benar benar memahami topik, pastikan melakukan riset dan mencari informasi sebanyak mungkin sebelum mulai menyusun materi.
• Langkah ini terutama perlu dilakukan jika topik anda tergolong topik yang kontroversial. Alangkah baiknya jika anda mengetahui seluruh argumentasi yang mengitari topik tersebut.
• Luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel terkait topik tersebut.
• Sumber sumber yang berorientasi pada opini seperti, editorial atau diskusi radio, bisa dimanfaatkan untuk mempelajari pandangan orang lain terkait topik tersebut.
2. Tujuan Anda
Sangat penting bagi anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin anda capai dari pidato yang disampaikan.
• Jika topik anda daur ulang, pastikan anda memiliki latar belakang pengetahuan yang mumpuni mengenai isu daur ulang.
3. Kenali audiensi anda
Selain itu anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
• Untuk audiensi yang kurang memahami topik, anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi.
• Audiensi yang mendukung pandangan Anda akan lebih mudah didorong untuk melakukan aksi tertentu.
• Bayangkan Anda sedang ingin meyakinkan audiensi untuk mendukung program daur ulang di kota Anda. Jika mereka sudah mengerti pentingnya daur ulang, Anda hanya perlu meyakinkan mereka mengenai nilai-nilai spesifik dari program tersebut.
4. Pilih Pendekatan Persuasif yang Tepat
Meski sangat tergantung pada topik dan audiensi Anda, secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di bawah ini:
• Etos : Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.
• Patos : Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.
• Logos : Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi.
5. Tentukan Pokok Argumentasi Anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi Anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin Anda angkat dalam pidato tersebut.
• Jumlah pokok argumentasi sangat bergantung pada durasi pidato Anda.
• Secara umum, menyampaikan tiga atau empat pokok argumentasi pun sudah cukup.
• Misalnya, dalam kasus daur ulang, tiga pokok argumentasi Anda adalah: 1. Daur ulang penting untuk menjaga kelangsungan sumber daya alam, 2. Daur ulang mampu mengurangi jumlah limbah, dan 3. Daur ulang adalah opsi yang hemat biaya.
MENULIS PIDATO
• Buat paragraf pembuka yang kuat
• Tawarkan bukti yang persuasif
• Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
• Lengkapi dengan panggilan aksi
MELATIH PIDATO
Agar pidato Anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
Nama:m.nur.arifin.i
BalasHapusKelas:9D
No:19
bagian naskah pidato sebagai berikut : Bagian Pendahuluan
Bagian pendahuluan terdiri atas ucapan syukur, salam pembuka, dan tujuan pidato .Bagian Isi
Bagian Isi menjelaskan permasalahan atau materi yang diungkapkan dalam pidato.Bagian Penutup
Bagian penutup berisi simpulan, saran dan imbuhan, ucapan terima kasih, ucapan permohonan maaf, serta salam penutup
Nama . : Dzaqia Emir Hasan
BalasHapusKelas : 9E
No. Absen:12
Pidato persuasif adalah seni mengungkapkan pendapat secara jelas dan logis. Bertujuan untuk meyakinkan audiensi untuk melakukan sesuatu. Ciri-ciri pidato persuasif adalah bersifat ajakan, perintah ataupun suatu rekomendasi terhadap suatu hal yang perlu dilakukan; menggunakan kalimat yang bersifat membangun; menyertakan suatu permasalahan yang akan dibahas. Kaidah kebahasaan pidato persuasif adalah kalimat aktif; kosakata emotif; kosakata bidang ilmu ( istilah); kata benda abstrak. Cara mempersuasif audiensi adalah gunakan pendekatan etika; gugah perasaan audiensi; buat masuk akal. Struktur pidato persuasif adalah salam pembukaan; pendahuluan; penutup.
Nama: Aqiva Nur Azizah
BalasHapusKelas:9D
No absen:5
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan. Namun, jangan khawatir! Berbekal latihan dan persiapan yang matang, menyusun pidato persuasif ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan. Jika topik pidato persuasif anda adalah daur ulang, pastikan Anda memiliki latar belakang pengetahuan yang mumpuni mengenai isu daur ulang. Sebelum mulai mempersuasi audiensi, pastikan Anda membuka pidato dengan cara yang mampu menarik perhatian mereka. Selanjutnya, anda hanya perlu berlatih dan belajar lagi untuk menyampaikan pidato persuasif yang baik dan benar.
Nama : Alya Fatimah
BalasHapusKelas : 9F
No.Absen : 3
: Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
• Bentuk pidato persuasif banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
= Contohnya pada pemilihan ketua kelas di sekolah. Dimana, isi dari pidatonya akan berfokus kepada program kerja dan visi misi rencana yang akan dilakukan oleh orator (calon) di depan umum.
• Dalam memaparkan programnya, orator harus menyertakan kalimat-kalimat argumen yang bisa meyakinkan pendengarnya agar sejalan dengan visi misi orator tersebut. Untuk itu, selain dibutuhkan kemampuan berbicara, dalam melakukan pidato persuasif juga dibutuhkan seni merangkai kata yang tepat.
- Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif; yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
• Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
• Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
• Memahami Pemirsa/ Audience :
- Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
• Mengidentifikasi Cara-cara Memersuasi :
- Adapun dalam memersuasi atau membujuk/ mempengaruhi audience dalam berpidato maka perlu menggunakan 3 hal penting yaitu ; menggunakan pendekatan etika, menggugah perasaan audience dengan menggunakan pendekatan emosi, dan logika membuat menjadi masuk akal.
Ketiga pendekatan ini dilakukan untuk membangkitkan minat para pendengar/ audience dengan materi pidato yang disampaikan. Ketiganya juga merupakan salah satu ciri umum yang kerap ditemukan pada teks pidato persuasif, mengingat pidato jenis ini secara khusus bertujuan membujuk atau meyakinkan para audiencenya untuk menyetujui materi yang disampaikan.
Jika memungkinkan, ungkapan berdasarkan pendekatan etika, emosi, maupun logika ini diharapkan bahkan bisa memancing para audience/ pendengar pidato untuk langsung bertindak.
Nama:M.Fahri Albar
BalasHapusKelas:9E
Absen:22
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Menyiapkan Materi Pidato
1. pelajari topik Anda.
2. ketahuilah tujuan Anda.
3. kenali audiensi Anda memilih pendekatan .
4. tentukan pokok argumentasi Anda.
Menulis Pidato
1. buat paragraf pembuka yang kuat
2. Tawarkan bukti yang persuasif
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan
Nama:Rajwa fais perdana
BalasHapusKelas:9D
NoAbsen:30
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
NAMA : REFAN ADITYA YOHANDI
BalasHapusKELAS : 9D
ABSEN : 31
*TUJUAN PIDATO PERSUASIF*
Tujuan dari pidato persuasif adalah untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
*CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF*
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin anda angkat dalam pidato tersebut.
*MENULIS PIDATO*
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen :
•Mampu menarik perhatian
•Terhubung dengan audiensi
•Menunjukkan kredibilitas anda
•Menekankan tujuan anda
•Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
2. Tawarkan bukti yang persuasif
Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi anda atau penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
•Uraikan pokok-pokok argumentasi anda dengan logis
•Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda
•Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Di bagian kesimpulan, anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah anda sampaikan sebelumnya.
*LATIH PIDATO ANDA*
Agar pidato anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
Nama : Annajwa Zahra
BalasHapusKelas : 9e
Absen : 06
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Tujuan pidato persuasif:
•Mempunyai topik yang telah dikuasai sehingga mampu menguraikannya
•Menambah kecakapan dalam berpidato.
•Memiliki tujuan dari apa yang disampaikan.
•Menambah pengetahuan baru.
•Mempunyai topik yang terjalin dari hubungan yang harmonis.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu:
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama: Fairuz Javier
BalasHapusKelas : 9d
No.absen : 8
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama : Syauqi Rizqullah
BalasHapusKelas : 9-C
No.Absen : 36
Hari/Tgl : Senin/28-September-2020
Pengertian Pidato Persuasif
Pidato persuasif adalah pidato yang digunakan untuk meyakinkan audiensi atau pendengar agar percaya hingga mau melakukan sesuatu dalam suatu topik tertentu. Persuasi adalah bagian dari eksposisi. Eksposisi digunakan untuk meyakinkan pendengar atau pembaca dengan menyajikan argumen dari satu sudut pandang yang dibuktikan kebenarannya.
Tujuan Pidato Persuasif
Pidato persuasif bertujuan untuk meyakinkan pendengar atau audiensi untuk melakukan sesuatu. Contoh nyatanya adalah bagaimana pidato Greta di atas menginginkan audiensinya agar mengubah pandangan, sikap dan tindakan para pemimpin agar lebih memperhatikan kembali mengenai isu pemanasan global. Pidato persuasif adalah cara yang efektif untuk mengubah dan menggugah audiensi.
Unsur Pidato Persuasif
Untuk mencapai tujuan pidato persuasif, dibutuhkan keutuhan unsur-unsur yang membentuk pidato itu sendiri. Berikut adalah unsur-unsur yang harus diperhatikan agar menciptakan pidato persuasif yang baik. Tentunya, unsur-unsur ini juga dapat dikaji jika kita ingin menyimpulkan dan mengidentifikasi pidato persuasif (reverse engineering).
1. Pembukaan
Terdapat lima aspek yang harus diperhatikan dari pembukaan:
Merebut perhatian
Merebut perhatian audiensi tetap harus dilakukan agar pesan yang kita sampaikan benar-benar didengar dengan seksama.
Hubungan dengan audiensi
Berarti menggunakan sesuatu (kisah) yang membuat audiensi terkait dan merasakan apa yang dimaksud oleh pembawa pidato (relatable).
Kelayakan
Tunjukkan bahwa kita sebagai pembicara pidato layak berbicara mengenai topik yang dibawakan. Beri tahu pengalaman atau kemampuan yang kita miliki dengan cara yang santun dan data nyata tanpa menjadi sombong.
Tujuan
Jelaskan apa yang kita harapkan setelah pidato selesai dibawakan atau dibacakan.
Peta jalan
Berarti memberitahukan apa sajak pokok pikiran yang akan dibawakan dalam pidato.
2. Isi
Pastikan setiap isi terpilah sebagai pokok pikiran yang selalu disertai alasan logis, meyakinkan dan didukung oleh data yang memadai dan valid. Susun secara logis, gunakan sumber tepercaya, contoh nyata yang membuat audiensi terkait dengan kehidupan sehari-harinya.
3. Penutup
Penutup sebaiknya dibuat dengan menarik dan mampu meninggalkan kesan, sehingga isi pidato akan diingat dengan lebih baik oleh audiensi
Nama: hikmah nur Rohmah
BalasHapusKls: 9f
No absen: 16
Tujuan dari pidato persuasif adalah untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
'CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF'
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin anda angkat dalam pidato tersebut.
'MENULIS PIDATO'
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen :
•Mampu menarik perhatian
•Terhubung dengan audiensi
•Menunjukkan kredibilitas anda
•Menekankan tujuan anda
•Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
2. Tawarkan bukti yang persuasif
Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi anda atau penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
•Uraikan pokok-pokok argumentasi anda dengan logis
•Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda
•Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Di bagian kesimpulan, anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah anda sampaikan sebelumnya.
'LATIH PIDATO ANDA'
Agar pidato anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
Nama: Saskia Khairun Nisa
BalasHapusKelas: 9C
No absen: 32
Tujuan Pidato persuasif adalah sebuah pidato yang bertujuan untuk mengajak para pendengar pidato tersebut untuk melakukan tindakan yang diinginkan sang pembicara.
Pidato persuasif merupakan seni mengungkapkan pendapat secara jelas dan logis. Menyeruakan apa yang menjadi kepedulian diri sendiri.
Langkah-langkah menyusun pidato persuasif:
1. Menentukan tema atau pokok pembicaraan (disesuaikan dengan tujuan pidato).
2. Menentukan tujuan pidato.
3. Menyusun kerangka pidato.
4. Mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan.
5. Mengembangkan kerangka pidato menjadi naskah atau teks pidato dengan menggunakan kalimat yang menarik, mengajak. dan mudah dipahami.
Nama: Nayla Chantica
BalasHapusKls: 9C
No:27
Pidato persuasif adalah pidato yang digunakan untuk meyakinkan audiensi atau pendengar agar percaya hingga mau melakukan sesuatu dalam suatu topik tertentu. Persuasi adalah bagian dari eksposisi. Eksposisi digunakan untuk meyakinkan pendengar atau pembaca dengan menyajikan argumen dari satu sudut pandang yang dibuktikan kebenarannya.
Berikut adalah beberapa pendekatan untuk memersuasi audiensi.
-Etika, gunakan pendekatan etika yang berarti menyentuh audiensi lewat nilai-nilai moral dan kebenaran yang harus ditegakkan.
-Emosi, sentuh perasaan audiensi dengan cara membakar semangatnya atau justru membuat pendengar merasa terharu akan suatu kenyataan.
-Logika, berarti memanfaatkan logika untuk memberikan efek setuju karena argumen masuk akal dan dapat dibuktikan secara ilmiah
Pidato persuasif bertujuan untuk meyakinkan pendengar atau audiensi untuk melakukan sesuatu. Contoh nyatanya adalah bagaimana pidato Greta di atas menginginkan audiensinya agar mengubah pandangan, sikap dan tindakan para pemimpin agar lebih memperhatikan kembali mengenai isu pemanasan global. Pidato persuasif adalah cara yang efektif untuk mengubah dan menggugah audiensi
Nama: Alzena Azalia
BalasHapusKelas: 9C
Absen: 07
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri
NAMA : MUHAMMAD NABIL
BalasHapusKELAS : 9D
ABSEN : 18
Tujuan dari pidato persuasif adalah untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
*CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF*
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin anda angkat dalam pidato tersebut.
*MENULIS PIDATO*
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen :
•Mampu menarik perhatian
•Terhubung dengan audiensi
•Menunjukkan kredibilitas anda
•Menekankan tujuan anda
•Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
2. Tawarkan bukti yang persuasif
Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi anda atau penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
•Uraikan pokok-pokok argumentasi anda dengan logis
•Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda
•Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Di bagian kesimpulan, anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah anda sampaikan sebelumnya.
*LATIH PIDATO ANDA*
Agar pidato anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
Nana : nurul aini oltaviana
BalasHapusKelas : 9d
Teks persuasi merupakan teks yang bertujuan untuk mengajak pembaca melakukan hal yang disampaikan penulis.
Struktur teks pidato persuasif
- Pembuka
Berisi salam, penghormatan, dan ucapan syukyur. Penghormatan berupa ucapan hormat kepada tokoh-tokoh atau hadirin yang hadir dalam suatu kegiatan.
Urutan penyebutan penghormatan dimulai dari tokoh yang jabatannya paling tinggi sampai kepada yang paling rendah.
- Isi
Bagian ini berisi tujuan dan informasi yang penting yang akan disampaikan. Bagian ini berisi isi infomrasi secara rinci dan jelas.
- Penutup
Berisi harapan dan/atau doa agar apa yang disampaikan bermanfaat bagi pendengar serta salam penutup.
Kaidah kebahasaan teks pidato persuasif
nama:Ahmad ardiansyah
BalasHapuskelas:9c
absen:2
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama:Muhamad Aprilliano
BalasHapusKelas:9E
Absen:18
Pidato persuasif adalah pidato yang digunakan untuk meyakinkan audiensi atau pendengar agar percaya hingga mau melakukan sesuatu dalam suatu topik tertentu.
Tujuan Pidato Persuasif
Memiliki pokok atau topik masalah yang akan diuraikan serta temanya harus dikuasai
Memiliki kecakapan dalam menyampaiakan pidato
Memiliki isi yang mengandung pengetahuan
Memiliki tujuan yang akan dibicarakan
Memiliki topik yang terjalin antar hubungan yang harmonis
Ciri-Ciri Pidato Persuasif
Besifat ajakan , perintah ataupun suatu rekomendasi terhadap suatu hal yang perlu dilakukan
Menggunakan kalimat yang bersifat membangun
Menyertakan suatu permasalahan yang akan dibahas
Fungsi Pidato Persuasif
Mempromosikan komunikasi antara atasan dan bawahan.
Promosikan komunikasi antara anggota organisasi.
Buat kondisi yang bermanfaat yang hanya membutuhkan satu orang untuk berbicara.
Menyederhanakan komunikasi.
Persuasif
Kalimat Aktif merupakan sebuah kalimat yang memiliki subjek aktif dalam melakukan kegiatan atau aktivitas tertentu. Contohnya : Masyarakat yang tinggal di kampung kami memiliki jiwa semangat kebersamaan yang kuat saat melakukan kegiatan apapun seperti gotong royong.
Kosakata Emotif ialah salah satu kosakata yang berhubungan dengan perasaan yang bisa membuat para pendengar tersentuh.
Kata Tugas yaitu suatu jenis kelompok kata dalam sebuah tata bahasa Indonesia yang terdiri dari kata depan, kata sambung, kata sandang, dan juga kata seru.
Kosakata Bidang Ilmu (Istilah) adalah berbagai kosakata yang sangat sering digunakan di dalam bidang keilmuan.
Sinonim sebagai bentuk persamaan atau padanan dari makna kata yang diucapkan.
Kata Benda Abstrak merupakan beberapa kata benda yang tidak ada wujudnya atau sebuah benda yang tidak bisa dilihat oleh mata.
Struktur Pidato Persuasif
Salam Pembukaan : Hal ini merupakan ucapan salam kepada pendengarnya.
Pendahuluan : Berisikan tentang gambaran dari pidato tersebut.
Isi Pidato : Isi dari pidato sehingga dapat meliputi maksud dan tujuan nya.
Penutup : Yang berisikan tentang kesimpulan atau sebagai salam penutup.
Nama:BILLIE FIRJATULLAH
BalasHapusKLS:9C
NO. 9
Bagian pidato di awali dengan pendahulu an & bagian pendahuluan terdiri atas ucapan syukur, salam/hormat dan tujuan dari isi pidato adalah untuk meyakinkan auswensi dan melakukan sesuatu
Penutup: berika simpulan pada paragraf terakhir permohonan atas keselahan serta salam penutup
Sruktur pidato adalah salam pembukaan pendahuluan penutup
Nama : KAYLA SALWA HAFISHA
BalasHapusKelas : IX- E
No Absen : 17
Langkah-langkah menyusun pidato persuasif:
1. Menentukan tema atau pokok pembicaraan (disesuaikan dengan tujuan pidato).
2. Menentukan tujuan pidato.
3. Menyusun kerangka pidato.
4. Mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan.
5. Mengembangkan kerangka pidato menjadi naskah atau teks pidato dengan menggunakan kalimat yang menarik, mengajak. dan mudah dipahami.
-Jadi, dapat kita ketahui bahwa pidato persuasif merupakan pidato yang menarik, mempengaruhi, serta mengajak para pendengar.
NAMA: MUHAMAD MALIKY SALYA CAKRANINGRAT
BalasHapusKELAS: 9C
NO ABSEN : 20
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama:Didik Putra Perwira Negara
BalasHapusKelas:9F
No.Absen:9
instruktif : untuk memberitahukan sesuatu kepada pendengar
rekreatif : untuk menghibur dan menggembirakan pendengar
persuasif : untuk mempengaruhi/ mendorong/ mengajak pendengar
Nama: Raditya Zaki Syahputra
BalasHapusKelas:9f
Absen:32
Langkah menyusun pidato persuasif
Jawaban
Pendahuluan
Pidato merupakan sebuah kegiatan berbicara didepan umum dan disaksikan oleh orang banyak. Berpidato merupakan kegiatan berorasi atau menyampaikan pendapatnya dimuka umum.
Pembahasan
Pidato persuasif merupakan pidato yang bertujuan untuk menarik perhatian para pendengar, memengaruhi, serta bersifat mengajak atau membujuk para pendengar. Isi pidato persuasif harus berlandaskan pada argumentasi yang nalar, logis, masuk akal, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Langkah-langkah menyusun pidato persuasif:
1. Menentukan tema atau pokok pembicaraan (disesuaikan dengan tujuan pidato).
2. Menentukan tujuan pidato.
3. Menyusun kerangka pidato.
4. Mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan.
5. Mengembangkan kerangka pidato menjadi naskah atau teks pidato dengan menggunakan kalimat yang menarik, mengajak. dan mudah dipahami.
Kesimpulan
Jadi, dapat kita ketahui bahwa pidato persuasif merupakan pidato yang menarik, mempengaruhi, serta mengajak para pendengar.
Nama: Bagas aliefya Kurniawan
BalasHapusKelas:9c
No:8
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
NAMA : MUHAMAD SATRIO
BalasHapusKELAS : 9E
NO.ABSEN : 20
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Menyiapkan Materi Pidato
1. pelajari topik Anda.
2. ketahuilah tujuan Anda.
3. kenali audiensi Anda memilih pendekatan .
4. tentukan pokok argumentasi Anda.
Menulis Pidato
1. buat paragraf pembuka yang kuat
2. Tawarkan bukti yang persuasif
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan
Nama:Noval pangestu
BalasHapusKelas:9d
Absen:25
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya, memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yang terakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama : Nidhiya Ridha Laili Sukarno
BalasHapusKelas : 9D
No.Absen : 24
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Menyusun Materi Pidato
1. Gunakan kalimat singkat untuk merumuskan judul pidato. Tentukan judul pidato yang menarik agar Anda mampu menyita perhatian audiens.
2. Siapkan 3-5 gagasan pendukung untuk membahas topik pidato. Rumuskan setiap gagasan menggunakan kalimat singkat yang lugas.
3. Tentukan cara menyiapkan materi pidato. Anda boleh menulis materi secara lengkap atau hanya kerangka materi menggunakan kartu indeks.
4. Siapkan materi visual jika diperlukan.
Keputusan menggunakan materi visual tergantung pada jumlah audiens dan durasi pidato. Contohnya, pidato yang panjang lebih mudah disimak jika diselingi materi visual berupa foto, bagan, atau grafik cetakan yang dibagikan kepada audiens.
5. Siapkan materi cetakan untuk dibagikan kepada audiens jika Anda ingin menyajikan data secara mendetail. Dengan demikian, Anda bisa berfokus menjelaskan gagasan utama sebaik mungkin sebab audiens sudah menerima data tertulis sebagai referensi sehingga mereka tetap mendengarkan pidato.
6. Siapkan biografi singkat
untuk memperkenalkan diri. Sebelum berpidato, perkenalkan diri kepada audiens dengan menyampaikan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja agar Anda merasa lebih nyaman.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action).
Nama: Malika Dasiti
BalasHapusKelas:9f
No absen:21
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
•Tujuan pidato persuasif:
1.Mempunyai topik yang telah dikuasai sehingga mampu menguraikannya
2.Menambah kecakapan dalam berpidato.
3.Memiliki tujuan dari apa yang disampaikan.
4.Menambah pengetahuan baru.
5.Mempunyai topik yang terjalin dari hubungan yang harmonis.
•3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu:
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama : Jihan Elvia Laksono
BalasHapusKelas : IX-C (9C)
Absen : 16
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat. Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan.
1. Menyiapkan Materi Pidato
A. Pelajari topik Anda. Pastikan Anda melakukan riset dan mencari informasi sebanyak mungkin.
B. Tujuan Anda. Memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan.
C. Kenali audiensi Anda. Memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang Anda angkat.
D. Pilih pendekatan persuasif yang tepat. Secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di bawah ini:
1.Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
2. Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
3. Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
E. Tentukan pokok argumentasi Anda. Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi Anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin Anda angkat dalam pidato tersebut.
2. Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen:
• Mampu menarik perhatian.
• Terhubung dengan audiensi.
• Menunjukkan kredibilitas Anda.
• Menekankan tujuan Anda.
• Menunjukkan rencana atau strategi
2. Tawarkan bukti yang persuasif. Tubuh pidato harus mampu memberikan penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang Anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
• Uraikan pokok-pokok argumentasi Anda dengan logis.
• Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi Anda.
• Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi.
3.Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda. Di bagian kesimpulan, Anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah Anda sampaikan sebelumnya. Anda juga harus menyampaikan ekspektasi Anda dengan jelas.
Menyampaikan Pidato
Agar pidato Anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
Nama: Alya Yumna Faiha
BalasHapuskelas: 9C
no.absen: 6
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama: Shafa Alodya C
BalasHapusKelas: 9F
No.absen: 34
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
----------------------------------
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan.
1. Menyiapkan Materi Pidato,
Sangat penting untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan disampaikan. Luangkan membaca buku atau artikel terkait topik tersebut.Pastikan untuk menggunakan sumber terpercaya.
2.Tujuan anda, Sangat penting untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan.
3. Kenali audiensi anda.
Untuk audiensi yang kurang memahami topik, Anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi.
Audiensi yang mendukung pandangan Anda akan lebih mudah didorong untuk melakukan aksi tertentu.
4. Pilih pendekatan persuasif tang tepat. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di bawah ini:
• Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.
• Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.
• Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi.
5.Tentukan pokok argumentasi Anda. Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi Anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin Anda angkat dalam pidato tersebut.
• Menulis Pidato
• 1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
• 2. Tawarkan bukti yang persuasif.
• 3.Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Nama: Desy Tri Astuti
BalasHapusKelas: 9E
No.Absen: 11
Menyiapkan Materi Pidato
1. Pelajari topik anda. Sangat penting bagi anda untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan anda sampaikan.
2. Ketahuilah tujuan anda. Sangat penting bagi anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin anda capai dari pidato yang anda sampaikan.
3. Kenali audiensi anda. Selain itu, anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih perdekatan persuasif yang tepat. Dibawah ini ada tiga perdekatan persuasif utama yaitu:
•Etos
•Patos
•Logos
5. Tentukan pokok argumentasi anda. Setelah memilih perdekatan, mulailah memikirkan pokok - pokok argumentasi
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
2. Tawarkan bukti yang persuasif
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Menyampaikan Pidato
1. Latih pidato anda. Agar pidato anda tersampaikan dengan baik pada hari - H
Nama : Fayruuz Widiyanti
BalasHapusNo absen : 12
Kelas : IX C
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
|| Menyiapkan Materi Pidato
• Pelajari topik yang akan disampaikan
- Jika topik tergolong yang kontroversial, sebaiknya anda bisa mengetahui seluruh argumentasi yang mengitari topik tersebut.
- Luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel terkait topik tersebut.
- Sumber-sumber yang berorientasi pada opini, seperti editorial atau diskusi radio dimanfaatkan untuk mempelajari pandangan orang lain terkait topik tersebut
• Tujuan Anda
Sangat penting untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin dicapai dari pidato yang Anda sampaikan
• Kenali audiensi Anda
- Audiensi yang mendukung pandangan Anda akan lebih mudah didorong untuk melakukan aksi tertentu
- Untuk audiensi yang kurang memahami topik, Anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi
• Pilih pendekatan persuasif yang tepat
- Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi
- Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi
- Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi
• Tentukan pokok argumentasi Anda
Secara umum, menyampaikan tiga atau empat pokok argumentasi sudah cukup.
|| Menulis Pidato
• Buat paragraf pembuka yang kuat
- Mampu menarik perhatian
- Terhubung dengan audiensi
- Menunjukkan kredibilitas Anda
- Menekankan tujuan Anda
- Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
• Tawarkan bukti yang persuasif
- Uraikan pokok-pokok argumentasi Anda dengan logis
- Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi Anda
- Gunakan contoh nyata yang mudah dipahami oleh audiensi
• Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan Anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
• Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Pada bagian kesimpulan, Anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah Anda sampaikan sebelumnya dengan jelas
|| Menyampaikan Pidato
• Latih pidato Anda
Cobalah berlatih di depan cermin atau merekam diri anda sendiri. Setelah berlatih beberapa kali, cobalah berpidato di depan sekelompok sahabat atau kerabat anda. Setelah itu, mintalah umpan balik mereka.
BalasHapusNama : Larisa Eilen Elysia
Kelas : IX-C
No.Absen : 18
Hari/tanggal : Senin, 28 September 2020
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Menyiapkan Materi Pidato
1. pelajari topik Anda.
2. ketahuilah tujuan Anda.
3. kenali audiensi Anda memilih pendekatan .
4. tentukan pokok argumentasi Anda.
Menulis Pidato
1. buat paragraf pembuka yang kuat
2. Tawarkan bukti yang persuasif
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan
Nama: DIFAR DILAH PRATAMA
BalasHapusKelas: 9F
Absen: 10
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama: Surya Ria Kusuma
BalasHapusKelas:9c
Absen:34
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
NAMA:Anisa meiliana
BalasHapusKELAS:IX-D
NO ABSEN:04
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
MENYIAPKAN MATERI PIDATO:
1.Pelajari topik Anda.Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan Anda sampaikan. Jika Anda belum benar-benar memahami topik (misalnya, jika Anda diminta – bukan berinisiatif sendiri – untuk menyampaikannya), pastikan Anda melakukan riset dan mencari informasi sebanyak mungkin sebelum mulai menyusun materi.
2. tujuan Anda.
Sangat penting bagi Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan. Setelah memahaminya, Anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali Audiensi Anda.Selain itu, Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang Anda angkat. Pengetahuan ini juga akan sangat memengaruhi isi pidato Anda nantinya.
4. Pilih pendekatan Persuasif yang tepat.meski sangat tergantung pada topik dan audiensi Anda, secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain.
5. Tentukan Pokok Argumentasi Anda.Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi Anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin Anda angkat dalam pidato tersebut.
MENULIS PIDATO
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.Sebelum mulai mempersuasi audiensi, pastikan Anda membuka pidato dengan cara yang mampu menarik perhatian mereka.
2. Tawarkan Bukti Yang Persuasif.
tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi Anda. Sederhananya, tubuh pidato harus mampu memberikan penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang Anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
3.Tanggapi Bantahan Atau Argumentasi Yang Berbeda.
Meski tidak wajib dilakukan, argumentasi Anda akan terdengar lebih kuat jika satu atau dua pokok argumentasi mampu digunakan untuk menanggapi pandangan dari pihak oposisi. Dengan melakukannya, Anda berkesempatan untuk menyikapi bantahan yang mungkin muncul sekaligus memperkuat argumentasi Anda.
4.Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action).
Di bagian kesimpulan, Anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah Anda sampaikan sebelumnya. Anda juga harus menyampaikan ekspektasi Anda dengan jelas.
Nama : Chefira Bunga Ramadhani
BalasHapusKelas : 9E
No. Absen : 10
Tujuan dari pidato persuasif adalah untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu
Cara Menulis Pidato Persuasif :
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin anda angkat dalam pidato tersebut
Menulis Pidato :
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen :
•Mampu menarik perhatian
•Terhubung dengan audiensi
•Menunjukkan kredibilitas anda
•Menekankan tujuan anda
•Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
2. Tawarkan bukti yang persuasif
Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi anda atau penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
•Uraikan pokok-pokok argumentasi anda dengan logis
•Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda
•Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Di bagian kesimpulan, anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah anda sampaikan sebelumnya
Nama: Aisha Nurul Izzah
BalasHapusKelas: 9E
Absen: 1
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan. Namun, jangan khawatir! Berbekal latihan dan persiapan yang matang, menyusun pidato persuasif ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan. Jika topik pidato persuasif anda adalah daur ulang, pastikan Anda memiliki latar belakang pengetahuan yang mumpuni mengenai isu daur ulang. Sebelum mulai mempersuasi audiensi, pastikan Anda membuka pidato dengan cara yang mampu menarik perhatian mereka. Selanjutnya, anda hanya perlu berlatih dan belajar lagi untuk menyampaikan pidato persuasif yang baik dan benar.
nama : Stri Sandu Kartika
BalasHapuskelas : 9E
no : 36
•Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Mulya Zaid Nur Muhammad
BalasHapus9D
Saya sudah membacanya insya Allah paham
Nama: Juliet Elisa Sindy Wattilah
BalasHapusKelas: IX C
No AbsenAbsen: 17
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Bentuk pidato persuasif banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya pada pemilihan ketua kelas di sekolah. Dimana, isi dari pidatonya akan berfokus kepada program kerja dan visi misi rencana yang akan dilakukan oleh orator (calon) di depan umum.
Dalam memaparkan programnya, orator harus menyertakan kalimat-kalimat argumen yang bisa meyakinkan pendengarnya agar sejalan dengan visi misi orator tersebut. Untuk itu, selain dibutuhkan kemampuan berbicara, dalam melakukan pidato persuasif juga dibutuhkan seni merangkai kata yang tepat.
nama:aditya firdaus prasetyo (1)
BalasHapuskelas:9c
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Tujuan pidato persuasif:
•Mempunyai topik yang telah dikuasai sehingga mampu menguraikannya
•Menambah kecakapan dalam berpidato.
•Memiliki tujuan dari apa yang disampaikan.
•Menambah pengetahuan baru.
•Mempunyai topik yang terjalin dari hubungan yang harmonis.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu:
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama : adila rein septini
BalasHapusKelas : 9f
No. Absen : 1
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. Apakah Anda seorang aktivis lingkungan yang selalu kesulitan mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya? Atau apakah Anda seorang insan perfilman yang ingin mengajak para penikmat film menonton film Anda? Apa pun tujuan Anda, pidato persuasif adalah jawaban yang tepat. Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan. Namun, jangan khawatir! Berbekal latihan dan persiapan yang matang, menyusun pidato persuasif ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan.
1. Menyiapkan Materi Pidato
Pelajari topik Anda. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan Anda sampaikan
2. tujuan Anda. Sangat penting bagi Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan
3. Kenali audiensi Anda. Selain itu, Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang Anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat. Meski sangat tergantung pada topik dan audiensi Anda, secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain.
5. Tentukan pokok argumentasi Anda.
Nama : Neina Maya Khairunisa
BalasHapusKelas : 9D
No : 23
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF'
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi.
Nama: Alya Amanda Putri
BalasHapusKelas: 9C
No absen: 5
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama : Alia Rahmadhani
BalasHapusKelas : 9E
No.absen : 03
Pidato yg bersifat persuasif bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Cara menulis pidato :
1. Menyiapkan materi pidato
2. Memahami tujuan yg ingin dicapai
3. Kenali audiensi dan memahami sudut pandang mereka
4. Pilih pendekatan persuasif yg tepat
5. Tentukan pokok argumentasi yg ingin disampaikan.
Menulis pidato :
1. Buat paragraf pembuka yg kuat. Biasanya mengandung 5 elemen :
-mampu menarik perhatian
-terhubung dgn audiensi
-menunjukan kredibilitas
-menekankan tujuan
-menunjukan rencana strategi untuk mencapai tujuan.
2. Tawarkan bukti yg persuasif yg memberikan penjelasan dan alasan yg mampu menyokong sudut pandang sekaligus meyakinkan audiensi, uraikan pokok argumentasi dgn logis, gunakan sumber yg kredibel, dan gunakan contoh nyata yg bisa di pahami audiensi.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yg berbeda
4. Lengkapi dgn panggilan aksi (call to action)
Latih pidato anda dengan baik dan sesering mungkin agar tersampaikan dengan baik. Dengan demikian maka anda bisa melihat letak kekurangan pada pidato tsb.
Nama: Sarah Khadafi Ilyas
BalasHapusKelas : 9f
No.absen: 33
Pidato persuasif adalah jenis pidato yang bertujuan untuk menarik perhatian para pendengar, memengaruhi, serta bersifat mengajak atau membujuk para pendengar agar mereka menjadi yakin dan mau mengambil tindakan bahkan melakukan sesuai dengan tujuan pidato tersebut. Isi pidato persuasif harus berlandaskan pada argumentasi yang nalar, logis, masuk akal, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pidato persuasif bersifat mengajak dan menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan hal yang bermanfaat bagi kehidupan. Pidato persuasif merupakan salah satu cara efektif guna menggerakan masyarakat untuk berbuat yang lebih baik dan lebih kreatif. Seringkali pada event-event tertentu kita banyak menemui pidato persuasif yang di lakukan kepada khalayak.
Biasanya orang yang berpidato menyelipkan lelucon atau kata-kata lucu kepada audiens agar tidak merasa bosan mendengarnya. Dengan begitu informasi menjadi cair dan dapat mudah diterima oleh audiens.
Tujuan Pidato Persuasif
• Pidato persuasif bertujuan penguatan tanggapan, pembentukan tanggapan, dan pengubahan tanggapan.
Struktur Pidato Persuasif
Dibawah ini merupakan struktur atau kerangka pidato persuasif.
• Salam pembukaan.
• Pendahuluan. Pendahuluan berisi gambaran dari isi pidato tersebut.
• Isi pidato. Isi pidato meliputi maksud dan tujuan, rencana, sasaran, dan tindakan atau langkah-langkah.
• Penutup. Penutup berisi kesimpulan, harapan, dan salam penutup.
Ciri-ciri Pidato Persuasif
1. Besifat ajakan , perintah ataupun suatu rekomendasi terhadap suatu hal yang perlu dilakukan
2. Menggunakan kalimat yang bersifat membangun
3. Menyertakan suatu permasalahan yang akan dibahas
Nama:Ari Nugroho
BalasHapusKelas:9f
No.absen:5
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
nama: nadia farhatun nisa
BalasHapuskls:9e
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
nama: radya hasnaina hanifah
BalasHapuskelas: 9c
no absen: 30
Pidato persuasif adalah pidato yang digunakan untuk meyakinkan audiensi atau pendengar agar percaya hingga mau melakukan sesuatu dalam suatu topik tertentu. Persuasi adalah bagian dari eksposisi. Eksposisi digunakan untuk meyakinkan pendengar atau pembaca dengan menyajikan argumen dari satu sudut pandang yang dibuktikan kebenarannya.
unsur dan struktur isi teks pidato.
•Pembukaan
•Isi
•Tahap Argumen
•Penguatan Pernyataan Posisi
•Penutup
Cara Memersuasi
Berikut adalah beberapa pendekatan untuk memersuasi audiensi.
1. Etika, gunakan pendekatan etika yang berarti menyentuh audiensi lewat nilai-nilai moral dan kebenaran yang harus ditegakkan.
2. Emosi, sentuh perasaan audiensi dengan cara membakar semangatnya atau justru membuat pendengar merasa terharu akan suatu kenyataan.
3. Logika, berarti memanfaatkan logika untuk memberikan efek setuju karena argumen masuk akal dan dapat dibuktikan secara ilmiah.
Tujuan Pidato Persuasif
Pidato persuasif bertujuan untuk meyakinkan pendengar atau audiensi untuk melakukan sesuatu. Contoh nyatanya adalah bagaimana pidato Greta di atas menginginkan audiensinya agar mengubah pandangan, sikap dan tindakan para pemimpin agar lebih memperhatikan kembali mengenai isu pemanasan global. Pidato persuasif adalah cara yang efektif untuk mengubah dan menggugah audiensi.
Nama:putra
BalasHapusKelas :9 D
No absen :28
Pilih pendekatan persuasif yang tepat. Meski sangat tergantung pada topik dan audiensi Anda, secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di bawah ini:
Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.[7] Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.[8] Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi.[9] Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
Nama: Ita Della
BalasHapusKelas:9.E
No:16
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Menyiapkan Materi Pidato
1. pelajari topik Anda.
2. ketahuilah tujuan Anda.
3. kenali audiensi Anda memilih pendekatan .
4. tentukan pokok argumentasi Anda.
Menulis Pidato
1. buat paragraf pembuka yang kuat
2. Tawarkan bukti yang persuasif
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan
Nama:ahmad saugih
BalasHapusKelas:9D
No:1
Jawab:
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama : Iis nurlatifah
BalasHapusKelas : 9f
No absen : 17
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama : Ardiansah Dwi Putra
BalasHapusKelas : IX-E
No absen : 8
•Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama:sherena raisa auraria🤍
BalasHapusKelas:9D
No:34
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNama: NAINA AYURI TAERA
BalasHapusKelas: 9c
No absen: 26
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Tujuan pidato persuasif:
•Mempunyai topik yang telah dikuasai sehingga mampu menguraikannya
•Menambah kecakapan dalam berpidato.
•Memiliki tujuan dari apa yang disampaikan.
•Menambah pengetahuan baru.
•Mempunyai topik yang terjalin dari hubungan yang harmonis.
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu. , Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan. menyusun pidato persuasif ternyata tidak sesulit yang Anda bayangkan.
1. Menyiapkan Materi Pidato
Pelajari topik Anda. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan Anda sampaikan
2. tujuan Anda. Sangat penting bagi Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan
3. Kenali audiensi Anda. Selain itu, Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang Anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat. Meski sangat tergantung pada topik dan audiensi Anda, secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain.
memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Sekian yg saya dapat pokok² isinya teks persuasif. Terima kasih
Nama:Andrianto Nugroho
BalasHapusKelas : 9D
No Absen : 03
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya, memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yang terakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Nama : Muhammae Fahmi Idrus
BalasHapusKelas: 9D
ABSEN : 17
*TUJUAN PIDATO PERSUASIF
Tujuan dari pidato persuasif adalah untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
*CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF*
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin anda angkat dalam pidato tersebut.
*MENULIS PIDATO*
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen :
•Mampu menarik perhatian
•Terhubung dengan audiensi
•Menunjukkan kredibilitas anda
•Menekankan tujuan anda
•Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
2. Tawarkan bukti yang persuasif
Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi anda atau penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
•Uraikan pokok-pokok argumentasi anda dengan logis
•Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda
•Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Di bagian kesimpulan, anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah anda sampaikan sebelumnya.
*LATIH PIDATO ANDA*
Agar pidato anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
Nama:Apriliani Setiawan
BalasHapusKelas:9-e
No.absen:7
Tujuan dari pidato persuasif adalah untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
'CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF'
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin anda angkat dalam pidato tersebut.
'MENULIS PIDATO'
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen :
•Mampu menarik perhatian
•Terhubung dengan audiensi
•Menunjukkan kredibilitas anda
•Menekankan tujuan anda
•Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
2. Tawarkan bukti yang persuasif
Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi anda atau penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
•Uraikan pokok-pokok argumentasi anda dengan logis
•Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda
•Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Di bagian kesimpulan, anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah anda sampaikan sebelumnya.
'LATIH PIDATO ANDA'
Agar pidato anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
Nama: Venanda Laudhya Rachman
BalasHapusKelas: 9F
No.Absen: 36
Pidato persuasif adalah jenis pidato yang disampaikan dengan tujuan mempengaruhi pendengarnya, sehingga tertarik dengan apa yang disampaikan
Tujuan pidato persuasif
- Mempunyai topik yang telah dikuasai sehingga mampu menguraikannya
- Menambah kecakapan dalam berpidato.
- Memiliki tujuan dari apa yang disampaikan.
- Menambah pengetahuan baru.
- Mempunyai topik yang terjalin dari hubungan yang harmonis.
Ciri-ciri Pidato Persuasif
Adapun ciri yang terdapat pada pidato persuasif, adalah sebagai berikut.
- Pidato mempunyai permasalahan pokok yang memiliki kriteria dari yang disampaikan dan memiliki pesan utama atau inti di dalam pidato yang disampaikan supaya para audiens yang mendengarkan dapat melakukannya dan dapat menerima apa yang disampaikan.
Keahlian untuk menyampaikan bahwa didalam pidatonya memiliki ciri sebagai pembujuk atau juga sebagai penasehat untuk para pendengarnya.
- Mempunyai hubungan yang baik yang juga terdapat dalam kriteria supaya pendengar ingin bersedia dan mereka merasakan nyaman meski dalam waktu singkat bahkan dalam waktu panjang.
- Pidato cenderung memiliki ciri khas supaya bisa melakukan sesuatu dengan kedekatan atau keakraban yang telah tercipta.
Jenis Pidato Persuasif
Pidato persuasif ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis yang akan kami uraikan sebagai berikut.
- Pidato persuasif dengan tujuan berdasarkan kebaikan.
- Pidato persuasif jenis pidato yang informatif maksudnya yang memberikan informasi.
- Pidato persuasif jenis pidato yang memebrikan keyakinan pada pendengar.
- Pidato deskriptif salah satu jenis pidato yang menggambarkan sebuah keadaan.
- Pidato rekreatif jenis pidato yang memeberikan hiburan kepada pendengarnya.
Isi Pidato Persuasif
Pidato persuasif hendaknya dengan merujuk secara keseluruhan mengenai pidato persuasif yang disampaikan secara khusus maka sudah jelas bahwa isi dari pidato ini harus menarik serta memiliki manfaat yang besar untuk pendengarnya
Nama : Dhiva Khailla Ashya
BalasHapusKelas : 9C
No.Absen : 11
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Menyusun Materi Pidato
1. Gunakan kalimat singkat untuk merumuskan judul pidato. Tentukan judul pidato yang menarik agar Anda mampu menyita perhatian audiens. Mulailah menyusun materi pidato dengan menulis bebas. Tulislah secepat mungkin semua hal yang terpikirkan tentang subjek pidato. Jangan menilai tulisan Anda atau ingin menyusun kalimat yang sempurna. Anda bisa menyusun ulang dan merapikannya setelah menulis semua gagasan yang muncul. Masukkan anekdot atau kutipan. Adakalanya, seseorang sudah merumuskan dengan baik gagasan yang ingin Anda sampaikan. Gunakan kutipan untuk mengawali penulisan materi pidato, tetapi jangan yang seperti slogan. Pilihlah kutipan yang unik dan membuka wawasan. Jangan lupa mencantumkan sumbernya. Pertimbangkan baik-baik jika ingin menceritakan anekdot untuk membuka pidato, kecuali Anda sudah mengenal audiens dengan baik. Anekdot yang Anda anggap lucu belum tentu lucu bagi audiens, bahkan bisa menyinggung perasaan.
2. Siapkan 3-5 gagasan pendukung untuk membahas topik pidato. Rumuskan setiap gagasan menggunakan kalimat singkat yang lugas. Manfaatkan sumber yang lazim digunakan, misalnya ensiklopedia atau Wikipedia sebagai rujukan, tetapi Anda harus melakukan verifikasi fakta atau data menggunakan sumber resmi sesuai subjek yang dibahas.
Sampaikan pengalaman pribadi. Jika Anda sudah lama menekuni subjek dalam materi pidato, pengetahuan dan pengalaman pribadi bisa menjadi sumber informasi yang sangat bermanfaat, tetapi sampaikan secara ringkas agar Anda tetap fokus dan audiens tetap menyimak.
3. Tentukan cara menyiapkan materi pidato. Anda boleh menulis materi secara lengkap atau hanya kerangka materi menggunakan kartu indeks. Pertimbangkan seberapa dalam Anda memahami topik pidato. Gunakan kartu indeks jika Anda menguasai topik pidato dengan baik dan mampu melakukan improvisasi.
Gunakan kartu pertama untuk menyampaikan kata pengantar. Kartu ini berisi kalimat untuk memulai pidato. Gunakan 1 atau 2 lembar kartu untuk menulis gagasan pendukung. Kemudian, gunakan 1 lembar kartu untuk menulis kesimpulan yang selaras dengan gagasan utama pidato. Tulislah penggalan kalimat atau kata kunci pada kartu. Pilihlah kata atau penggalan kalimat yang mengingatkan Anda pada informasi penting yang harus disampaikan. Jika Anda kurang percaya diri atau tidak hafal materi pidato, tulislah semua kata yang ingin diucapkan saat berpidato.
4. Siapkan materi visual jika diperlukan.
Keputusan menggunakan materi visual tergantung pada jumlah audiens dan durasi pidato.
Contohnya, pidato yang panjang lebih mudah disimak jika diselingi materi visual berupa foto, bagan, atau grafik cetakan yang dibagikan kepada audiens.
5. Siapkan materi cetakan untuk dibagikan kepada audiens jika Anda ingin menyajikan data secara mendetail. Dengan demikian, Anda bisa berfokus menjelaskan gagasan utama sebaik mungkin sebab audiens sudah menerima data tertulis sebagai referensi sehingga mereka tetap mendengarkan pidato.
6. Siapkan biografi singkat
untuk memperkenalkan diri. Sebelum berpidato, perkenalkan diri kepada audiens dengan menyampaikan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja agar Anda merasa lebih nyaman. Alih-alih untuk menyombongkan diri, biarkan audiens mengenal Anda. Selain memperkenalkan diri, manfaatkan kesempatan ini untuk menjelaskan tata tertib selama Anda berpidato.Jika panitia yang memperkenalkan Anda kepada audiens, berikan informasi tersebut kepadanya sebelum Anda berdua tampil di depan audiens.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action).
Nama:MARCO Z SIRATH
BalasHapusKelas:IX F
NO.ABSEN:22
Bagian 1 dari 3:
1. Menyiapkan Materi Pidato
-Pelajari topik Anda. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan Anda sampaikan.
-Langkah ini terutama perlu dilakukan jika topik Anda tergolong topik yang kontroversial.
-Luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel terkait topik tersebut.
-Sumber-sumber yang berorientasi pada opini, seperti editorial atau diskusi radio, bisa Anda manfaatkan untuk mempelajari pandangan orang lain terkait topik tersebut.
2. tujuan Anda. Sangat penting bagi Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan.
3. Kenali audiensi Anda.
-Untuk audiensi yang kurang memahami topik, Anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi.
-Audiensi yang mendukung pandangan Anda akan lebih mudah didorong untuk melakukan aksi tertentu.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat.
-Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.
-Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.
-Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi
5. Tentukan pokok argumentasi Anda.
-Jumlah pokok argumentasi sangat bergantung pada durasi pidato Anda.
-Secara umum, menyampaikan tiga atau empat pokok argumentasi pun sudah cukup.
.Bagian 2 :Menulis pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat. Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen:
-Mampu menarik perhatian.
-Terhubung dengan audiensi.
-Menunjukkan kredibilitas Anda.
-Menekankan tujuan Anda.
-Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut.
2. Tawarkan bukti yang persuasif. Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi Anda.
-Uraikan pokok-pokok argumentasi Anda dengan logis.
-Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi Anda
-Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi.
3.Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda. Meski tidak wajib dilakukan, argumentasi Anda akan terdengar lebih kuat.
-Pastikan Anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4.Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan, Anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah Anda sampaikan sebelumnya.
-Jangan hanya mengulangi perkataan Anda. Alih-alih, gunakan kesempatan ini untuk menekankan bagaimana topik utama mampu mendukung panggilan aksi Anda.
Bagian 3 dari 3:
Menyampaikan Pidato
1. Latih pidato Anda.
-Cobalah berlatih di depan cermin, sehingga Anda bisa melihat ekspresi wajah Anda ketika sedang berpidato.
-Misalnya, Anda akan menyadari bahwa Anda terlalu sering membungkuk atau memegang kerah ketika berbicara.
-Alangkah baiknya jika Anda mau merekam diri Anda sendiri setelahnya.
-Setelah berlatih sendiri beberapa kali, cobalah berpidato di depan sekelompok sahabat atau kerabat Anda.
Nama: ILHAM BAMBANG SAPUTRA
BalasHapusKelas:9F
Absen:18
Pokok-pokok isi pidato persuasif tersebut adalah sebagai berikut.
Permasalahan sampah sulit diatasi
Penumpukan sampah dapat menimbulkan aroma tidak sedap, masalah kesehatan, dan pencemaran lingkungan.
Daur ulang sampah dapat memberikan nilai guna pada sampah
Sampah organik diolah hingga menjadi kompos, sedangkan anorganik jadi barang bernilai ekonomis
Warga harus dilibatkan dalam daur ulang
Simpulan isi pidato tersebut adalah 'Daur ulang merupakan solusi mengatasi penumpukan sampah. Selain bermanfaat bagi lingkungan, daur ulang juga bermanfaat bagi warga terutama dalam menambah penghasilan.
•Penjelasan
Pidato persuasif adalah salah satu jenis pidato. Pidato ini menyajikan bujukan kepada orang lain untuk melakukan suatu tindakan secara sukarela. Hal ini disampaikan dalam tiga struktur yaitu pendahuluan isi dan penutup
Nama:Guntur pratama
BalasHapusKelas:9C
Absen:14
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama: Hafi Dotul Lutfiah
BalasHapuskelas: IX-c
absen: 15
Tanggal: 28 september 2020
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
pidato persuasif adalah pidato yang bertujuan untuk meyakinkan pendengar sehingga pendengar setuju dengan pendapat orang berpidato dan melakukan hal yg diingingkan oleh orang yang berpidato
dalam pidato persuasif inj orang yang berpidato harus berusaha membujuk atau meyakinkan pendengar,dengan merubah pandangan atau pemdapat pendengar agar sama dengan pandangan atau pendapat orang yang berpidato
Dalam buku Yuk,ungkap idemu melalui teks persuasif hingga teks tanggapan(2019)karya minarti try astuti, pengertian teks pidato merupakan bentuk komunikasi suatu arah,berupa pengungkapan pikiran dan gagasan dari pembicaraan mengenai suatu hal pada banyak orang.
1.Menyiapkan materi pidato:
sebelum menulis,sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan atau dibahas dalam pidato.Hal ini sangat penting dalam membujuk orang.
2.Tujuan:
dimulai dari pemahaman orang yang menyamoaikan pidato terhadap topik yang disampaikan.jika yang dipilih adalah topik kontro versial,sebaiknya mempersiapakan argumen dari semua sisi atau sudut pandang topik tersebut.
3.kenali audiensi:
setelah menentukan topik diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca yang berkaitan dengan topik
4.pilih pendekatan persuasif:
usaha tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif.
5.Tentukan pokok argumentasi:
selanjutnya memahami tujuan yang dicapai dalam berpidato.setelah semua terbuat,yang terakhir adalah memahami pendengar.
Menulis Pidato:
1.Buat paragraf pembuka yang Kuat untum menarik perhatian
2.Tawarkan bukti yang persuasif
3.Tanggapi argumentasi yang berbeda.
Nama : Juanda herdiansyah
BalasHapusKelas : IXF
Absen : 19
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing.
Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar.
•Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
•Memahami Audience
perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang Anda angkat. Pengetahuan ini juga akan sangat memengaruhi isi pidato Anda nantinya.Untuk audiensi yang kurang memahami topik, Anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi.
Adapun dalam memersuasi atau membujuk/ mempengaruhi audience dalam berpidato maka perlu menggunakan 3 hal penting yaitu menggunakan pendekatan etika, menggugah perasaan audience dengan menggunakan pendekatan emosi, dan logika membuat menjadi masuk akal.
Nama:Ferinanda Rizkamulia
BalasHapusKelas:9E
No absen:15
Pengertian pidato persuasif berdasarkan fungsinya, pidato persuasif adalah salah satu jenis pidato yang isinya bersifat mempengaruhi, dan bersifat mengajak atau membujuk para pendengarnya agar mereka yakin dan mau bertindak sesuai dengan tujuan dari pidato tersebut. Isi yang disampaikan dalam pidato persuasif harus berlandaskan pada argumentasi yang logis, masuk akal, nalar, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan Dalam pidato persuasif yaitu
A)PEMBUKAAN
1.perhatian audensi,yaitu merebut perhatian audensi dengan pernyataan yg dramatis/dengan bantuan visual/gesrur yang menarik
2.hubungan dengan audensi, yaitu menunjukkan kesamaan dan empati kpda audensi.
3.kelayakan,yaitu menunjukkan kelayakan pembicara tentang topik berdasarkan pengalaman personal/profesional yg dilakukan
4.tujuan, yaitu menjelaskan harapan setelah pidato selesai
5.peta jalan,yaitu mengatakan kpda audensi tntng pokok" pikiran pidato
B)ISI
isi pidato disusun secara logis dengan sumber yg terpercaya,contoh yang logis,dan dikenal audensi
C) PENUTUP
menutup pidato dengan cara yng menarik dan mengesankan audensi sehingga pesan akan tersampaikan,kesan positif akan didapatkan,dan tujuan pidato akan dilaksanakan
Nama Calvin ramadhan darmawan absen 10 kelas IXC
BalasHapuspidato persuasif adalah jenis pidato yang bertujuan untuk menarik perhatian para pendengar.
mempengaruhi serta sifatnya mengajak atau membujuk para pendengar supaya mereka menjadi yakin dan mau mengambil tindakan bahkan melakukan sesuai isi pidato
fungsi pidato;
pidato persuasif bertujuan penguatantanggapan, pembentukan tanggapan,dan pengubahan tanggapan
sturktur pidato;
salam pembukaan
pendahuluan.pendahuluan berisi gambaran dari pidato tersebut
isi pidato. isi pidato meliputi maksud dan tujuan,rencana,sasaran,dan tindakan atau langkah langkah
4.penutup. penutup berisi kesimpulaan,harapan, dan salam penutup
ciri ciri
penulis memahami bahwa pendirian dan pemahaman pembacaan dapat diubah.
berusaha menjelaskan dan menarik perhatiaan pembaca
berusaha menciptakan kesepakatan atau kepercayaan melalui kepercayaan antara penulis dengan pembaca
berusaha menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan supaya kesepakataan pendapatnya tercapai
menunjukan fakta-fakta dan data untuk menguatkan argumentasi atau dalil
Nama:Haya fadhilah farid
BalasHapusKelas:IX D
No:12
Pengertian Pidato Persuasif
Pidato persuasif adalah pidato yang digunakan untuk meyakinkan audiensi atau pendengar agar percaya hingga mau melakukan sesuatu dalam suatu topik tertentu. Persuasi adalah bagian dari eksposisi. Eksposisi digunakan untuk meyakinkan pendengar atau pembaca dengan menyajikan argumen dari satu sudut pandang yang dibuktikan kebenarannya.
Cara Memersuasi
Berikut adalah beberapa pendekatan untuk memersuasi audiensi.
Etika, gunakan pendekatan etika yang berarti menyentuh audiensi lewat nilai-nilai moral dan kebenaran yang harus ditegakkan.
Emosi, sentuh perasaan audiensi dengan cara membakar semangatnya atau justru membuat pendengar merasa terharu akan suatu kenyataan.
Logika, berarti memanfaatkan logika untuk memberikan efek setuju karena argumen masuk akal dan dapat dibuktikan secara ilmiah (Kemdikbud, 2017, hlm.37).
Tujuan Pidato Persuasif
Pidato persuasif bertujuan untuk meyakinkan pendengar atau audiensi untuk melakukan sesuatu. Contoh nyatanya adalah bagaimana pidato Greta di atas menginginkan audiensinya agar mengubah pandangan, sikap dan tindakan para pemimpin agar lebih memperhatikan kembali mengenai isu pemanasan global. Pidato persuasif adalah cara yang efektif untuk mengubah dan menggugah audiensi.
1. Pembukaan
Misalnya, apakah pidato yang kita buat memiliki pembukaan kuat yang dapat menarik perhatian pendengar? Terdapat lima aspek yang harus diperhatikan dari pembukaan:
Merebut perhatian
Merebut perhatian audiensi tetap harus dilakukan agar pesan yang kita sampaikan benar-benar didengar dengan seksama.
Hubungan dengan audiensi
Berarti menggunakan sesuatu (kisah) yang membuat audiensi terkait dan merasakan apa yang dimaksud oleh pembawa pidato (relatable).
Kelayakan
Tunjukkan bahwa kita sebagai pembicara pidato layak berbicara mengenai topik yang dibawakan. Beri tahu pengalaman atau kemampuan yang kita miliki dengan cara yang santun dan data nyata tanpa menjadi sombong.
Tujuan
Jelaskan apa yang kita harapkan setelah pidato selesai dibawakan atau dibacakan.
Peta jalan
Berarti memberitahukan apa sajak pokok pikiran yang akan dibawakan dalam pidato.
2. Isi
Pastikan setiap isi terpilah sebagai pokok pikiran yang selalu disertai alasan logis, meyakinkan dan didukung oleh data yang memadai dan valid. Susun secara logis, gunakan sumber tepercaya, contoh nyata yang membuat audiensi terkait dengan kehidupan sehari-harinya (relatable
).
3. Penutup
Penutup sebaiknya dibuat dengan menarik dan mampu meninggalkan kesan, sehingga isi pidato akan diingat dengan lebih baik oleh audiensi (Kemdikbud, 2017, hlm.38).
Nama:Halimahtusa'diah
BalasHapusKelas:IXD
No absen:011
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Menyiapkan Materi Pidato
1. pelajari topik Anda.
2. ketahuilah tujuan Anda.
3. kenali audiensi Anda memilih pendekatan .
4. tentukan pokok argumentasi Anda.
Menulis Pidato
1. buat paragraf pembuka yang kuat
2. Tawarkan bukti yang persuasif
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan
NAMA:BINTANG DEVANDI
BalasHapusKELAS:IX D
ABSEN:7
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya, memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yang terakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama : Fauzi Ahmad Fadhillah
BalasHapusKelas : 9F
No. Absen : 15
"CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF"
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan meyakinkan audiensi agar melakukan sesuatu.
A. Menyiapkan materi pidato
1). Pelajari topik anda
- langkah ini terutama perlu dilakukan jika topik anda tergolong topik yang kontroversial.
- luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel yang terkait dengan topik tersebut.
- bisa memanfaatkan sumber-sumber yang berorientasi pada opini.
2). Ketahuilah tujuan anda
- jika topik anda daur ulang, pastikan anda memiliki latar belakang pengetahuan yang mumpuni mengenai isu daur ulang.
3). Kenali audiensi anda
- Untuk audiensi yang kurang memahami topik, Anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi.
- Audiensi yang mendukung pandangan Anda akan lebih mudah didorong untuk melakukan aksi tertentu.
- Bayangkan Anda sedang ingin meyakinkan audiensi untuk mendukung program daur ulang di kota Anda.
4). Pilih pendekatan persuasif yang tepat
- Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.
- Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.
- Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi.
5). Tentukan pokok argumentasi anda
- Jumlah pokok argumentasi sangat bergantung pada durasi pidato Anda.
- Secara umum, menyampaikan tiga atau empat pokok argumentasi pun sudah cukup.
B. Menulis pidato
1). Buat paragraf pembuka yang kuat
- Mampu menarik perhatian.
- Terhubung dengan audiensi.
- Menunjukkan kredibilitas Anda.
- Menekankan tujuan Anda.
- Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut.
2). Tawarkan bukti yang persuasif
- Uraikan pokok-pokok argumentasi Anda dengan logis
- Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi Anda.
- Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi.
3). Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
- Pastikan Anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak biasa.
4). Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
- Jangan hanya mengulangi perkataan Anda.
C. Menyampaikan pidato
1). Latih pidato Anda
hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
- Cobalah berlatih di depan cermin, sehingga Anda bisa melihat ekspresi wajah Anda ketika sedang berpidato.
- Alangkah baiknya jika Anda mau merekam diri Anda sendiri setelahnya.
- Setelah berlatih sendiri beberapa kali, cobalah berpidato di depan sekelompok sahabat atau kerabat Anda.
Nama:BINTAN DEVANDI
BalasHapusKelas:9D
Absen:7
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya, memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yang terakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama: M Pasya Yuretza
BalasHapusKelas: 9D
No absen: 20
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
A. Menyiapkan materi pidato
1). Pelajari topik anda
- langkah ini terutama perlu dilakukan jika topik anda tergolong topik yang kontroversial.
- luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel yang terkait dengan topik tersebut.
- bisa memanfaatkan sumber-sumber yang berorientasi pada opini.
2. tujuan Anda. Sangat penting bagi Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin Anda capai dari pidato yang Anda sampaikan.Jika topik Anda adalah daur ulang, pastikan Anda memiliki latar belakang pengetahuan yang mumpuni mengenai isu daur ulang.
3. Kenali audiensi Anda
Untuk audiensi yang kurang memahami topik, Anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi.
Nama: Nur Wafiq Azizah
BalasHapusKelas : IXE
No Absen: 29
*CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
#PIDATO PERSUASIF
Pidato Persuasif merupakan seni yang mengungkapkan pendapat secara jelas dan logis.Menyeruakan apa yang menjadi kepedulian diri sendiri.
Pidato Persuasif biasanya dilakukan dihadapan banyak orang,baik acara resmi maupun tidak resmi.Tujuan Pidato Persuasif adalah untuk meyakinkan pendengar atau audiens untuk melakukan sesuatu.
Melaporkan Percobaan.
Pidato Persuasif merupakan cara efektif untuk mengubah audiens.Terdapat beberapa unsur dalam menulis PIdato Persuasif
*Sebelum menulis ,pelajari topik yang ingin disampaikan.
*Memahami tujuan penyampaian pidato.
*memahami audiens yang akan mendengarkan pidato.
#Cara Mempersuasi.
Berikut beberapa cara mempersuasi:
*Etika,menggunakan pendekatan etika.
*Emosi,gugah perasaan audiens.
*Logika,sisi pidato harus yang masuk akal.
Menyimpulkan Hasil Identifikasi Pidato Persuasif
*Pembukaan
Terdapat lima unsur untuk membuat pembukaan pidato yang kuat,yaitu:
1. Merebut perhatian
2. Hubungan dengan audiens.
3. Kelayakan.
4. Tujuan.
5. Peta jalan.
*Isi
Isi pidato sebaiknya berisi pokok pikiran yang disertai alasan meyakinkan untuk mendukung pandangan.
Menyusun secara logis dan menggunakan sumber terpercaya.
*Penutup.
Cara menutup pidato yang menarik dan mengesankan
Nama:Ferdi Maulana Saputra
BalasHapusKelas:9C
No absen:13
Pidato persuasif adalah jenis pidato yang disampaikan dengan tujuan mempengaruhi pendengarnya, sehingga tertarik dengan apa yang disampaikan.
NAMA: MUHAMAD SEPTIYAN ANUGERAH
BalasHapusKelas 9f
Absen:24
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya,memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yangterakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama: Yazid zidane LN
BalasHapusKelas: IX D
No.absen: 36
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing. Pidato ini bertujuan untuk mempengaruhi pendengar agar melakukan atau memberikan perhatian mereka terhadap anjuran yang disarankan dalam tujuan penyampaian pidato tersebut.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
1.) Menentukan Tujuan Berpidato
Ketika membuat pidato, perlu memahami tujuan pidato yang akan disampaikan. Hal ini sangat penting sebagai acuan dalam memaparkan pendapat yang sejalan dengan tujuan disampaikan pidato kepada pendengar. Pidato yang memiliki tujuan yang jelas akan berfokus pada penggambaran secara pasti tentang apa saja yang diharapkan agar pendengar bereaksi sesuai pesan-pesan yang dianjurkan.
2.)Mengkaji Tema Pidato
Dalam kerangka pidato, dibutuhkan topik yang kuat sebagai acuan yang mendasari pidato tersebut. Menjadi akar dalam sebuah paragraf berarti harus memenuhi kriteria yang mampu menopang gagasan suatu pidato. Untuk itu orator perlu menguasai topik pidati yang dibuat karena merupakan akar yang menjadi pedoman kerangka sebuah teks.
3.)Memahami Pemirsa/ Audience
Memahami kemampuan pemirsa dalam pengertiannya terhadap ranah pembicaraan yang disampaikan sangatlah penting. Walaupun tujuan dan topik sudah jelas, jika tidak dapat menemui objek yang cocok sebagai pendengar maka target yang diatur tidak akan tercapai dikarenakan ketidakmampuan pendengar dalam mencerna maksud pidato itu sendiri.
Nama:Andes Pride Victor S
BalasHapusKelas:9e
No:04
Daftar peserta Didik(Absensi)kelas IXE-PJJ Senin,28-09-2020:
1.kayla salwa hafisha
2.Rahma aulia
3. Andes Pride Victor S
Pidato persuasif adalah salah satu dari seni menyampaikan pendapat secara logis dan jelas. Dimana, kita dituntut untuk menyampaikan pendapat pribadi masing-masing.
Pokok-pokok isi pidato persuasif tersebut adalah sebagai berikut.
Permasalahan sampah sulit diatasi
Penumpukan sampah dapat menimbulkan aroma tidak sedap, masalah kesehatan, dan pencemaran lingkungan.
Daur ulang sampah dapat memberikan nilai guna pada sampah
Sampah organik diolah hingga menjadi kompos, sedangkan anorganik jadi barang bernilai ekonomis
Warga harus dilibatkan dalam daur ulang
Simpulan isi pidato tersebut adalah 'Daur ulang merupakan solusi mengatasi penumpukan sampah. Selain bermanfaat bagi lingkungan, daur ulang juga bermanfaat bagi warga terutama dalam menambah penghasilan.
Nama:Muhammad Irfan Tresna
BalasHapusKelas:9c
absen:23
-Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
-Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
-Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
-Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
-Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
-Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
-Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
-Selanjutnya, memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yang terakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
-Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
Nama: Muhammad Risaldy Pratama
BalasHapusKelas: 9C
Absen:25
Pokok - pokok cara menulis pidato persuasif
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan.
Bagian pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan materi pidato, yaitu dengan langkah - langkah sebagai berikut :
1. Mempelajari topik anda, tujuannya yaitu untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin tentang topik yang ingin di sampaikan.
2. Mengetahui tujuan anda.
3. Mengenali audensi anda.
4. Memilih pendekatan persuasif yang tepat. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di berikut ini :
1.) Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
2.) Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
3.) Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
5. Menentukan pokok argumentasi anda.
Setelah menyiapkan materi pidato, bagian selanjutnya yang harus dilakukan adalah menulis pidato tersebut. Yaitu dengan langkah - langkah berikut :
1. Membuat paragraf pembuka yang kuat.
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen, yaitu mampu menarik perhatian, terhubung dengan audensi, menunjukkan kredibilitas anda, menekankan tujuan anda, dan menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut.
2. Menawarkan bukti yang persuasif. Yaitu dengan menguraikan argumentasi anda dengan logis, menggunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda, dan menggunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah meyakinkan audensi.
3. Menanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Bagian terakhir yaitu bagaimana menyampaikan pidato anda. Berikut adalah langkah - langkahnya
1. Latihan pidato anda. Dapat dilakukan beberapa cara sebagai berikut :
1.) Berlatih di depan cermin, sehingga anda dapat melihat ekspresi wajah anda saat sedang berpidato.
2.) Misalnya, Anda akan menyadari bahwa Anda terlalu sering membungkuk atau memegang kerah ketika berbicara. Kedua kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa Anda kurang percaya diri.
3.) Alangkah baiknya jika Anda mau merekam diri Anda sendiri setelahnya. Metode ini membantu Anda untuk meihat (dan mendengar) kekurangan Anda.
4.) Setelah berlatih sendiri beberapa kali, cobalah berpidato di depan sekelompok sahabat atau kerabat Anda. Setelah itu, mintalah umpan balik mereka.
Nama: Fadia Nurfadjri Apriyani
BalasHapusKelas:9E
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Menyusun pidato yang persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar-benar Anda perhatikan.
A.Menyiapkan materi pidato
1.Pelajari topik anda
*langkah ini terutama perlu dilakukan jika topik anda tergolong topik yang kontroversial.
*luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel yang terkait dengan topik tersebut.
*bisa memanfaatkan sumber-sumber yang berorientasi pada opini.
2.Ketahuilah tujuan anda
*jika topik anda daur ulang, pastikan anda memiliki latar belakang pengetahuan yang mumpuni mengenai isu daur ulang.
3.Kenali audiensi anda
*Untuk audiensi yang kurang memahami topik, Anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi.
*Audiensi yang mendukung pandangan Anda akan lebih mudah didorong untuk melakukan aksi tertentu.
*Bayangkan Anda sedang ingin meyakinkan audiensi untuk mendukung program daur ulang di kota Anda.
4.Pilih pendekatan persuasif yang tepat
*Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.
*Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.
*Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi.
5.Tentukan pokok argumentasi anda
*Jumlah pokok argumentasi sangat bergantung pada durasi pidato Anda.
*Secara umum, menyampaikan tiga atau empat pokok argumentasi pun sudah cukup.
Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menulis pidato persuasif, yaitu menentukan tujuan berpidato, mengkaji tema pidato, dan memahami pemirsa atau audience dalam acara tersebut.
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Menyiapkan Materi Pidato
1. pelajari topik Anda.
2. ketahuilah tujuan Anda.
3. kenali audiensi Anda memilih pendekatan .
4. tentukan pokok argumentasi Anda.
Menulis Pidato
1. buat paragraf pembuka yang kuat
2. Tawarkan bukti yang persuasif
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action). Di bagian kesimpulan
Nama : Muhammad Latif RIFA'I ADIVIA
BalasHapusKelas : 9E
No : 19
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF'
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Menulis Pidato
1. Buat paragraf pembuka yang kuat.
2. Tawarkan bukti yang persuasif.
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda.
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi
Nama: Akhdan Faris Hazim
BalasHapusKls : IX E
Absen : 2
Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan
Suatu pidato dapat memengaruhi pendengar jika bersifat persuasif. Pidato persuasif dapat diartikan sebagai pidato yang bersifat mengajak atau membujuk pendengar untuk melakukan hal yang disampaikan.
Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan (2019) karya Minarti Try Astuti, pengertian teks pidato merupakan sebuah teks yang berisi gagasan, pendapat, dan pengetahuan terhadap suatu hal yang akan disampaikan di depan umum.
Sebelum memulai menulis, sebaiknya mempersiapkan topik yang ingin disampaikan dalam pidato. Hal ini sangat penting karena keberhasilan mengajak atau membujuk orang.
Dimulai dari pemahaman orang yang menyampaikan pidato terhadap topik yang ingin disampaikan. Jika yang dipilih adalah topik kontroversial, sebaiknya mempersiapkan argumen dari semua sisi atau sudut pandang terhadap topik tersebut
Setelah menentukan topik, diharapkan pemberi pidato memperbanyak membaca buku, surat kabar, atau artikel yang berkaitan dengan topik yang dipilih.
Usahakan tidak menggunakan satu sumber sebagai bahan menulis pidato persuasif. Pastikan membaca ragam sudut pandang, bukan hanya satu sudut pandang.
Selanjutnya, memahami tujuan yang ingin dicapai dengan pidato yang akan disampaikan. Setelah semuanya terbuat, yang terakhir adalah memahami pendengar atau audiens yang mendengar pidato persuasif tersebut.
Jika berhasil memahami audiens, maka keberhasilan pidato untuk membujuk atau mengajak mereka akan sangat besar.
nama :nazwa amanda
BalasHapuskls:9f
absen:29
Tujuan dari pidato persuasif adalah untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
'CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF'
1. Menyiapkan materi pidato
Pelajari topik yang akan anda pilih.
2. Tujuan anda
Setelah memahaminya, anda bisa mengarahkan isi pidato agar lebih sesuai dengan tujuan tersebut.
3. Kenali audiensi anda
Anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
4. Pilih pendekatan persuasif yang tepat
Di bawah ini ada 3 pendekatan persuasif utama :
•Etos. Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi. Misalnya, “Daur ulang adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Dengan membuang-buang sumber daya yang terbatas, kita sama saja sedang melakukan tindakan amoral yaitu merampok masa depan para generasi penerus”.
•Patos. Pendekatan ini menyasar emosi audiensi. Misalnya, “Coba pikirkan berapa banyak hewan-hewan di luar sana yang kehilangan rumahnya setiap hari karena pohon-pohon selalu ditebang. Dengan menerapkan program daur ulang, kita bisa menyelamatkan hutan indah yang menjadi rumah mereka”.
•Logos. Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi. Misalnya, “Anda tentu tahu bahwa sumber daya alam yang tersedia sangatlah terbatas. Anda dan saya, kita, bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menerapkan program daur ulang".
Anda bisa mempraktikkan salah satu atau mengombinasikan ketiga pendekatan di atas.
5. Tentukan pokok argumentasi anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin anda angkat dalam pidato tersebut.
'MENULIS PIDATO'
1. Buat paragraf pembuka yang kuat
Pembuka yang kuat biasanya mengandung lima elemen :
•Mampu menarik perhatian
•Terhubung dengan audiensi
•Menunjukkan kredibilitas anda
•Menekankan tujuan anda
•Menunjukkan rencana atau strategi untuk mencapai tujuan tersebut
2. Tawarkan bukti yang persuasif
Tubuh utama pidato harus berisi uraian pokok-pokok argumentasi anda atau penjelasan dan alasan yang mampu menyokong sudut pandang anda, sekaligus meyakinkan audiensi.
•Uraikan pokok-pokok argumentasi anda dengan logis
•Gunakan sumber yang kredibel untuk mendukung argumentasi anda
•Gunakan contoh nyata yang bisa dengan mudah dipahami oleh audiensi
3. Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
Pastikan anda memberikan tanggapan yang objektif dan tidak bias.
4. Lengkapi dengan panggilan aksi (call to action)
Di bagian kesimpulan, anda harus mengingatkan audiensi mengenai apa yang sudah anda sampaikan sebelumnya.
'LATIH PIDATO ANDA'
Agar pidato anda tersampaikan dengan baik pada hari-H, hal terpenting yang perlu anda lakukan adalah berlatih, berlatih, dan berlatih sesering mungkin.
Nama :novita sari
BalasHapusKls :9e
No absen:28
Jawab :
Tujuan pidato bersifat persuasif alalah untuk mengajak Audiensi dapat melakukan sesuatu, Contohnya Mengajak Audiensi untuk membuang sampah pada tempatnya, atau mengajak para penikmat film untuk menonton film yang telah dibuatnya. Penyusunan Pidato persuasif memiliki Banyak elemen yang benar-benar harus diperhatikan dan harus berbekalan latihan yang matang. Berikut Menyusun pidato persuasif adalah berupa menyiapkan materi pidato, tujuan Yang akan disampaikan pada pidato tersebut, mengenali Audiensi, pilih pendekatan persuasif yang tepat, dan menentukan pokok argumentasi. Berikut cara menulis pidato yaitu buat paragraf pembuka yang kuat, tawarkan bukti yang persuasif, tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda, lengkapi dengan panggilan aksi (Call to action). Dan cara menyampaikan pidato adalah dengan melatih pidato yang tersebut yang telah dibuat secara benar agar nanti saat disampaikan dapat berjalan dengan lancar dan membuat Audiensi dapat mengikuti ajakan yang terdapat didalam pidato tersebut.
Nama : Syauqi Rizqullah
BalasHapusKelas : 9-C
No.Absn : 36
Hari/Tgl : Senin/5-Okt-2020
Pidato persuasif adalah pidato yang digunakan untuk meyakinkan audiensi atau pendengar agar percaya hingga mau melakukan sesuatu dalam suatu topik tertentu. Berikut adalah naskah pidatonya dipilah berdasarkan unsur dan struktur isi teks pidato.
-Pembukaan
-Isi
-Tahap Argumen
-Penguatan pernyataan posisi
-Penutup
Tujuan pidato bersifat persuasif alalah untuk mengajak Audiensi dapat melakukan sesuatu, Contohnya Mengajak Audiensi untuk membuang sampah pada tempatnya, atau mengajak para penikmat film untuk menonton film yang telah dibuatnya. Penyusunan Pidato persuasif memiliki Banyak elemen yang benar-benar harus diperhatikan dan harus berbekalan latihan yang matang. Berikut Menyusun pidato persuasif adalah berupa menyiapkan materi pidato, tujuan Yang akan disampaikan pada pidato tersebut, mengenali Audiensi, pilih pendekatan persuasif yang tepat, dan menentukan pokok argumentasi. Berikut cara menulis pidato yaitu buat paragraf pembuka yang kuat, tawarkan bukti yang persuasif, tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda, lengkapi dengan panggilan aksi.
Cara menyampaikan pidato adalah dengan melatih pidato yang tersebut yang telah dibuat secara benar agar nanti saat disampaikan dapat berjalan dengan lancar dan membuat Audiensi dapat mengikuti ajakan yang terdapat didalam pidato tersebut.
DIMAS FIRGIAWAN
BalasHapusKELAS 9F
ABSEN 11
CARA MENULIS PIDATO PERSUASIF
Pidato yang bersifat persuasif biasanya bertujuan untuk meyakinkan audiensi agar mau melakukan sesuatu.
Menyusun pidato persuasif yang sukses memang tidak mudah, terutama karena ada banyak elemen yang perlu benar benar diperhatikan.
1. Menyiapkan Materi Pidato
Pelajari topik anda : Sangat penting untuk mengetahui informasi sebanyak mungkin terkait topik yang akan disampaikan. Jika belum benar benar memahami topik, pastikan melakukan riset dan mencari informasi sebanyak mungkin sebelum mulai menyusun materi.
• Langkah ini terutama perlu dilakukan jika topik anda tergolong topik yang kontroversial. Alangkah baiknya jika anda mengetahui seluruh argumentasi yang mengitari topik tersebut.
• Luangkan waktu untuk membaca buku atau artikel terkait topik tersebut.
• Sumber sumber yang berorientasi pada opini seperti, editorial atau diskusi radio, bisa dimanfaatkan untuk mempelajari pandangan orang lain terkait topik tersebut.
2. Tujuan Anda
Sangat penting bagi anda untuk memahami apa yang sesungguhnya ingin anda capai dari pidato yang disampaikan.
• Jika topik anda daur ulang, pastikan anda memiliki latar belakang pengetahuan yang mumpuni mengenai isu daur ulang.
3. Kenali audiensi anda
Selain itu anda juga perlu memahami sudut pandang dan pengetahuan mereka terhadap topik yang anda angkat.
• Untuk audiensi yang kurang memahami topik, anda perlu menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan memaparkan lebih banyak latar belakang informasi.
• Audiensi yang mendukung pandangan Anda akan lebih mudah didorong untuk melakukan aksi tertentu.
• Bayangkan Anda sedang ingin meyakinkan audiensi untuk mendukung program daur ulang di kota Anda. Jika mereka sudah mengerti pentingnya daur ulang, Anda hanya perlu meyakinkan mereka mengenai nilai-nilai spesifik dari program tersebut.
4. Pilih Pendekatan Persuasif yang Tepat
Meski sangat tergantung pada topik dan audiensi Anda, secara umum ada beberapa pendekatan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan orang lain. Sejak era Yunani kuno, pembicara telah bergantung kepada tiga pendekatan persuasif utama di bawah ini:
• Etos : Pendekatan ini menyasar etika atau moral audiensi.
• Patos : Pendekatan ini menyasar emosi audiensi.
• Logos : Pendekatan ini menyasar logika atau intelektual audiensi.
5. Tentukan Pokok Argumentasi Anda
Setelah memilih pendekatan yang paling tepat untuk jenis audiensi Anda, mulailah memikirkan pokok-pokok argumentasi yang ingin Anda angkat dalam pidato tersebut.
• Jumlah pokok argumentasi sangat bergantung pada durasi pidato Anda.
• Secara umum, menyampaikan tiga atau empat pokok argumentasi pun sudah cukup.
• Misalnya, dalam kasus daur ulang, tiga pokok argumentasi Anda adalah: 1. Daur ulang penting untuk menjaga kelangsungan sumber daya alam, 2. Daur ulang mampu mengurangi jumlah limbah, dan 3. Daur ulang adalah opsi yang hemat biaya.
MENULIS PIDATO
• Buat paragraf pembuka yang kuat
• Tawarkan bukti yang persuasif
• Tanggapi bantahan atau argumentasi yang berbeda
• Lengkapi dengan panggilan aksi
AGAR HASIL PIDATO ANDA TERSAMPAIKAN DENGAN BAIK DAN BENER SALAH SATU CARA NYA BERLATIH DAN BELAJAR MENCOBANYA